Jurnalis : Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Akses jalan utama menuju Gampong Paya Bili, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, yang sempat ditutup sekelompok warga Gampong Lhok Kulam pada Kamis malam (9/10/2025), akhirnya dibuka kembali pada Jumat pagi (10/10/2025) setelah dimediasi oleh jajaran Muspika Jeunieb.
Penutupan jalan tersebut dipicu oleh perselisihan antarwarga kedua gampong yang bertetangga, setelah terjadi cekcok di kawasan kebun sehari sebelumnya.
Pantauan Bedahnews.com di lokasi, pembukaan kembali jalan yang sempat ditutup menggunakan kayu dilakukan langsung oleh Camat Jeunieb Muhammad Maulana Rahmad, didampingi Kapolsek Ipda Ridwan dan Danramil Letda Inf Efendi, bersama personel gabungan TNI-Polri.
Keuchik Lhok Kulam, Sulaiman, menjelaskan bahwa penutupan jalan dilakukan secara spontan akibat adanya ucapan yang dianggap menyinggung warga Lhok Kulam.
“Sehari sebelumnya terjadi perselisihan kecil di kebun, dan malamnya beberapa warga menutup akses jalan ke Paya Bili. Tapi setelah dimediasi, semuanya sudah selesai,” ujar Sulaiman.
Penutupan jalan vital tersebut sempat menghambat aktivitas warga Paya Bili. Sejumlah guru tidak dapat menuju SDN 13 Jeunieb, sementara pelajar SMP, SMA, dan SMK juga terpaksa absen sekolah.
Camat Jeunieb, Muhammad Maulana Rahmad, menegaskan bahwa prioritas utama Muspika adalah memastikan akses publik kembali normal.
“Yang paling penting, jalan harus segera dibuka karena sudah mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk guru dan anak sekolah,” katanya.
Ia memastikan jalan kini sudah terbuka dan aktivitas warga kembali lancar. Untuk penyelesaian konflik, pihak Muspika akan memfasilitasi musyawarah bersama antara dua gampong dalam waktu dekat.
“Permasalahan ini akan kita bahas dalam pertemuan resmi di kantor kecamatan. Kami berharap semua pihak dapat menyelesaikannya secara damai,” jelasnya.
Baik Keuchik Lhok Kulam maupun perwakilan warga Paya Bili menyatakan siap duduk bersama menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan.
“Kami dari Pemerintah Gampong Lhok Kulam siap bermusyawarah agar masalah ini cepat selesai dan tidak terulang,” kata Keuchik Sulaiman.
Sementara itu, Kapolsek Jeunieb Ipda Ridwan mengimbau warga kedua gampong untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta mempererat silaturahmi antarwarga.
“Kami berharap warga Paya Bili dan Lhok Kulam sama-sama menjaga ketertiban dan memperkuat silaturahmi agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari,” tutupnya.








