Kelelahan Bisa Sebabkan Ejakulasi Dini, Ini Penjelasannya

  • Whatsapp

 

BEDAHNEWS.com – Ejakulasi dini adalah masalah seksual paling umum yang terjadi pada laki-laki. Ini adalah kurangnya kontrol atas ejakulasi, sehingga sering terjadi lebih cepat dari yang diinginkan (dikutip dari laman halodoc.com)

Muat Lebih

banner 468x60

Beberapa laki-laki mengalami ejakulasi segera setelah pemanasan dimulai. Beberapa orang lainnya kehilangan kendali ketika mencoba melakukan penetrasi, sementara beberapa yang lain mengalami ejakulasi dengan sangat cepat setelah penetrasi.

Penyebab Ejakulasi Dini

Beberapa laki-laki akan mengalami ejakulasi dini sejak pertama kali melakukan hubungan seksual. Terkadang kehilangan kendali atas ejakulasi adalah hal yang normal. Ejakulasi dini hanya menjadi masalah jika situasi ini sering terjadi.

Kebanyakan laki-laki terkadang mencapai orgasme lebih cepat dari yang mereka inginkan. Misalnya, ketika pertama kali melakukan seks ataupun sudah sangat lama tidak berhubungan seks. Mengalami ejakulasi dini bukan berarti si laki-laki sudah pasti mengalami gangguan seksual.

Ejakulasi dini tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi psikologis, tetapi juga bisa dikarenakan ketidak seimbangan kimiawi di pusat otak yang mengendalikan fungsi ini. Beberapa penyebab ejakulasi dini yang mencakup kondisi psikologis adalah:

1. Depresi atau kecemasan, terutama tentang kinerja.

2. Merasa cemas tentang penolakan pasangan.

3. Pengalaman seksual negatif di masa kecil.

4. Masalah dalam hubungan.

Kelelahan juga bisa menjadi penyebab ejakulasi dini. Ketika tubuh tidak sedang fit, performa seks bisa terpengaruh, sehingga mengakibatkan ejakulasi dini.

Menjaga Kesehatan untuk Performa Seks
Sebenarnya terlalu fokus pada performa seksual dapat menyebabkan kecemasan. Kamu dapat melakukan serangkaian perubahan gaya hidup sederhana untuk membantu meningkatkan performa seks seperti:

1. Mengurangi kecemasan.

2. Memperbaiki disfungsi ereksi.

3. Meningkatkan kualitas hubungan dengan pasangan.

4. Meningkatkan stamina.

Merokok dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan masalah terkait jantung lainnya yang menyebabkan masalah ereksi. Merokok juga terkait dengan disfungsi ereksi. Berhenti merokok sering kali meningkatkan fungsi seksual dan mengurangi disfungsi ereksi.

Aktif secara fisik juga dapat mengurangi faktor risiko kondisi jantung dan meningkatkan fungsi seksual dan kesehatan secara keseluruhan. Kondisi seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes dapat merusak saraf dan mengubah jumlah darah yang mengalir ke penis. Ini bisa membuat kamu lebih sulit mendapatkan atau mempertahankan ereksi.

Olahraga teratur dapat meningkatkan kesehatan mental, mengurangi kecemasan, dan membantu lebih percaya diri dengan tubuhnya. Dengan berolahraga laki-laki juga bisa melatih otot yang terlibat dalam gairah dan ejakulasi.

Latihan berikut ini mungkin membantu:

1. Saat buang air kecil, hentikan aliran urine. Ulangi beberapa kali dan pelajari untuk mengidentifikasi otot yang terlibat.

2. Saat tidak buang air kecil, usahakan untuk mengencangkan otot-otot tersebut selama 10 detik. Rilekskan selama 10 detik, lalu kontraksikan selama 10 detik lagi.

3. Ulangi siklus kontraksi dan relaksasi ini 10 kali setiap hari.

Terapi berbasis kesadaran dapat mengubah sikap negatif tentang seks, meningkatkan hubungan seksual, serta membantu  untuk lebih hadir selama aktivitas seksual. Meditasi dapat membantu mengelola stres, sehingga kamu bisa lebih rileks saat menjalani hubungan seks. Ini secara tidak langsung dapat mengatasi disfungsi seksual dan meningkatkan kemampuan laki-laki untuk fokus saat melakukan hubungan seks.

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *