MIN 14 Bireuen Santuni 43 Anak Yatim saat Maulid Nabi, 1.200 Undangan Hadiri Kenduri

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Bireuen atau MIN Peulimbang, Kabupaten Bireuen, menyantuni 43 anak yatim dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (21/10/2026). Kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan kenduri maulid yang melibatkan sekitar 1.200 undangan dari berbagai kalangan masyarakat.

Muat Lebih

Peringatan Maulid Nabi ini berlangsung penuh kebersamaan dengan melibatkan dewan guru, murid, wali murid, masyarakat, serta perangkat gampong. Seluruh pihak bergotong royong menyukseskan acara, mulai dari menyambut tamu hingga menyiapkan dan menyajikan hidangan kenduri.

Kepala MIN 14 Bireuen, Fauzan, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjadi sarana mengenang keteladanan Rasulullah, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan madrasah.

“Peringatan Maulid ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Untuk penampilan zikir, kami menampilkan para murid yang telah dibina dan dibimbing oleh Pak Zulkifli selama satu bulan terakhir,” ujar Fauzan kepada Bedahnews.com di sela-sela kegiatan.

Selain penampilan zikir, rangkaian acara juga diisi dengan prosesi peusijuek atau tepung tawar musala serta penyerahan santunan kepada 43 anak yatim melalui Program Pelita Yatim.

Menurut Fauzan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah menanamkan nilai-nilai keagamaan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada para murid sejak dini.

Kemeriahan kenduri maulid juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan wali murid. Seluruh hidangan yang disajikan merupakan hasil swadaya bersama, dengan setiap kelas turut berpartisipasi membawa aneka buah-buahan dan rantangan berisi lauk-pauk untuk dinikmati para undangan.

Partisipasi tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong antara pihak madrasah, wali murid, dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus mempererat hubungan sosial.

Fauzan berharap, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi serta meningkatkan kekompakan seluruh keluarga besar MIN 14 Bireuen.

“Harapan kami, momentum ini semakin mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat, serta meningkatkan kekompakan antarsesama guru maupun antara guru dengan wali murid. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berlangsung lancar tanpa kendala,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, MIN 14 Bireuen tidak hanya melestarikan tradisi peringatan Maulid Nabi, tetapi juga meneguhkan komitmen membangun karakter religius dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *