Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melalui Bidang Pemeriksaan dan Pengawasan Mutu (Bidrikwastu) melakukan penelitian dan evaluasi terhadap mutu hasil pengadaan barang dan jasa di Polres Bireuen, Aceh, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penelitian Puslitbang Polri untuk menganalisis implementasi sertifikasi serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas hasil pengadaan barang dan jasa di lingkungan kepolisian.
Tim penelitian dipimpin Kombes Pol Guno Pitoyo, didampingi AKBP Septi Astuti dan Penata Tingkat I Mulyanto. Dalam kegiatan tersebut, Puslitbang Polri turut melibatkan akademisi Universitas Indonesia, Prof. Suryadi, sebagai narasumber pendamping.
“Kegiatan penelitian ini untuk menganalisis implementasi sertifikasi Puslitbang Polri serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan mutu hasil pengadaan barang dan jasa,” ujar Kombes Pol Guno Pitoyo melalui keterangan tertulis.
Kedatangan tim Puslitbang Polri disambut langsung Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri. Penelitian di Polres Bireuen merupakan bagian dari rangkaian riset Puslitbang Polri di wilayah hukum Polda Aceh dan jajaran yang berlangsung pada 5 hingga 8 Oktober 2026.
Guno mengatakan, pengadaan barang dan jasa memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Ketersediaan barang dan fasilitas yang berkualitas dibutuhkan untuk menunjang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum hingga pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, menurutnya, pengawasan dan penjaminan mutu terhadap barang hasil pengadaan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam penelitian tersebut, tim menggunakan pendekatan mixed method, yakni menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring, wawancara mendalam dengan pihak terkait, serta verifikasi dan observasi fisik terhadap sejumlah barang hasil pengadaan di unit kerja Polres Bireuen.
Data dan temuan yang diperoleh dari lapangan selanjutnya akan dianalisis sebagai bahan penyusunan kajian ilmiah. Hasil penelitian tersebut akan dirumuskan menjadi rekomendasi bagi pimpinan Polri dan pemangku kepentingan terkait.
Evaluasi ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Polri agar semakin transparan, akuntabel, efektif, dan memenuhi standar mutu, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.












