SMAN 2 Bireuen Gandeng BPBM Aceh Perkuat Bahasa Mandarin, Sasar Siswa Jalur Prestasi

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com — SMA Negeri 2 Bireuen menggandeng Badan Pengembangan Bahasa Mandarin (BPBM) Provinsi Aceh untuk memperkuat kemampuan bahasa Mandarin di kalangan guru dan siswa.

Muat Lebih

Sosialisasi penguatan bahasa Mandarin tersebut digelar di ruang guru SMAN 2 Bireuen, Senin (28/9/2026), dengan melibatkan guru serta siswa perwakilan jalur prestasi.

Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah dalam menyiapkan program penguatan bahasa Mandarin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi bahasa asing siswa untuk menghadapi tantangan pendidikan dan persaingan di era global.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr. Abdul Rani Usman, M.Si., dan Boihaki, S.Sos.I., M.A.

Kepala SMAN 2 Bireuen, Hasan Basri, S.Pd., M.M., mengatakan penguatan kemampuan bahasa asing merupakan salah satu prioritas sekolah. Sebelum mengembangkan program bahasa Mandarin, SMAN 2 Bireuen telah menjalankan program penguatan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Selain itu, sekolah juga memberikan pendalaman nilai-nilai agama melalui pemahaman Bahasa Jawi, Kitab Masa’ilal, Kitab Akhlak, serta penerapannya dalam Bahasa Aceh.

“Hari ini kami menggelar sosialisasi penguatan bahasa Mandarin kepada para guru dan siswa perwakilan. Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan kunci penting dalam menghadapi tantangan era globalisasi saat ini,” ujar Hasan Basri kepada Bedahnews.com usai kegiatan.

Hasan menjelaskan, program bahasa Mandarin tersebut untuk tahap awal akan dijalankan sebagai proyek percontohan (pilot project) dengan sasaran utama siswa jalur prestasi.

Namun, kesempatan mengikuti program tetap terbuka bagi siswa dari jalur maupun kelas lainnya yang memiliki minat untuk mempelajari dan mengembangkan kemampuan bahasa Mandarin.

Menurut Hasan, pihak sekolah juga telah menjalin komunikasi dengan Dr. Abdul Rani Usman untuk menindaklanjuti kegiatan sosialisasi melalui pelatihan bahasa Mandarin secara lebih intensif dan berkelanjutan di SMAN 2 Bireuen.

“Kami berharap program ini tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat dilanjutkan dengan pelatihan secara intensif dan berkelanjutan. Tujuan utamanya mempersiapkan siswa agar mampu bersaing secara global sekaligus menjadikan penguatan bahasa Mandarin sebagai salah satu branding unggulan SMA Negeri 2 Bireuen,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *