Jurnalis : Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., menghadiri prosesi pelantikan dan pengukuhan pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb di Kompleks Dayah Darul Falah, Gampong Meunasah Tunong Lueng, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.10 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi Dayah Darul Falah dengan dikukuhkannya Tgk. Ibrahim bin Itam atau yang akrab disapa Waled Ibrahim sebagai pimpinan baru.
Kehadiran Kapolres Bireuen bersama unsur Forkopimda menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan dan peran dayah sebagai lembaga pendidikan keagamaan di Aceh. Momentum tersebut sekaligus mempererat silaturahmi dan sinergi antara Polri, ulama, pimpinan dayah, serta para santri.
Dalam kesempatan itu, AKBP Yulhendri menyampaikan ucapan selamat kepada Waled Ibrahim atas amanah kepemimpinan yang diberikan. Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa Dayah Darul Falah semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami berharap kepemimpinan yang baru ini dapat semakin meningkatkan peran Dayah Darul Falah dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi di tengah masyarakat,” ujar AKBP Yulhendri.
Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi, Kapolres Bireuen juga menyerahkan plakat cenderamata kepada Waled Ibrahim.
AKBP Yulhendri menegaskan, Polres Bireuen akan terus memperkuat kemitraan dengan ulama dan pimpinan dayah, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Menurutnya, peran ulama dan lembaga pendidikan dayah sangat penting dalam membangun karakter masyarakat serta memperkuat nilai-nilai persatuan dan kerukunan.
“Polri akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan para ulama serta pimpinan dayah dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. Sinergi ini merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan serta memperkuat persatuan dan kerukunan masyarakat,” pungkasnya.
Pengukuhan Waled Ibrahim diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan tradisi keilmuan dan pendidikan Islam yang telah dibangun Dayah Darul Falah, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam membina generasi muda di Kabupaten Bireuen.











