Dies Natalis ke-7 UNIKI Bireuen: Perkuat Transformasi Kampus, Tebar Kepedulian Lewat Donor Darah

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen memperingati hari jadinya yang ke-7 dengan penuh khidmat dan semangat transformasi, Kamis (30/4/2026). Mengusung tema “Sinergi, Inovasi, Kolaborasi, dan Spirit Islami Menuju Universitas Berdaya Saing Global”, peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan arah strategis pengembangan kampus.

Muat Lebih

Dies Natalis kali ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ajang evaluasi perjalanan UNIKI dalam membangun kualitas pendidikan tinggi yang unggul, baik di tingkat nasional maupun internasional.

UNIKI yang berlokasi di Jalan Medan–Banda Aceh, Kecamatan Jeumpa, berada di bawah naungan Yayasan Kebangsaan Bireuen. Cikal bakalnya bermula dari pendirian yayasan pada 31 Januari 2007, yang kemudian mengembangkan STIE Kebangsaan (2008) dan STIH Kebangsaan (2016). Transformasi besar terjadi pada 2018 melalui penggabungan dengan Yayasan Bina Bangsa Lhokseumawe, hingga resmi berdiri sebagai universitas pada 30 April 2019.

Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan, Dr. H. Amiruddin Idris, menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan teknologi dan persaingan global.

“UNIKI tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi berakhlak mulia. Nilai-nilai Islam harus menjadi ruh dalam setiap aspek pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, menyebut tema tahun ini sebagai kompas dalam memperkuat sinergi dan inovasi kampus.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami terus mendorong pengembangan kurikulum, riset, dan pengabdian masyarakat agar mampu bersaing di level global,” katanya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, UNIKI juga menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan UTD RSUD dr. Fauziah dan PMI Bireuen. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga personel Kodim 0111/Bireuen, dan berhasil mengumpulkan 35 kantong darah.

Wakil Rektor III UNIKI, Dr. H. Kamaruddin, mengatakan aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian civitas akademika.

“Dies Natalis ini kami maknai tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga kontribusi langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Memasuki usia ke-7, UNIKI terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang komprehensif dengan beragam program studi, mulai dari Program Pascasarjana Magister Manajemen, hingga berbagai fakultas seperti Ekonomi dan Bisnis, Hukum dan Syariah, Komputer dan Multimedia, Pertanian dan Peternakan, Keguruan dan Ilmu Kependidikan, Agama Islam, serta Teknik.

Dengan fondasi sinergi dan spirit Islami yang kuat, UNIKI Bireuen kian memantapkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing, khususnya di Provinsi Aceh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *