Jalan Lintas Desa di Simpang Mamplam Rusak, Dewan Minta Penanganan Pemerintah

  • Whatsapp

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Syauqi Futaqi, meminta Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk menangani kerusakan jalan yang melintasi 11 desa, di Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen.

Anggota DPRK Bireuen, Syauqi Futaqi kepada wartawan, Sabtu (1/2/2025) mengatakan, kondisi jalan tersebut rusak parah dan berlubang, sehingga sulit dilintasi pengendara.

Muat Lebih

“Badan jalan sudah berlubang bagaikan kubangan. Kerusakan jalan ini sudah sangat lama terjadi tanpa ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bireuen,” kata Syauqi Futaqi.

Menurut Syauqi Futaqi, kerusakan badan jalan tersebut berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi warga sekitar yang mayoritas berprofesi sebagai petani, pekebun dan nelayan. Kata dia, Bahkan tak sedikit warga menjadi korban akibat kecelakaan.

“Warga mengeluh karena kesulitan membawa hasil panennya akibat kondisi jalan rusak parah,” ujar Syauki Futaqi, Politisi Partai Golkar itu.

Syauqi Futaqi menyebutkan, pihaknya akan menyurati Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui dinas terkait untuk merespon permasalahan kerusakan jalan itu.

“Kewenangan memperbaiki jalan lintas itu adalah pemerintah Kabupaten Bireuen,” tambah Syauqi Futaqi.

Syauqi Futaqi menambahkan, ruas jalan rusak yang menghubungkan 11 desa mulai dari Desa Keude Tambue terhubung ke Meunasah Asan, jalan Peuneulet Tunong, Cure Tunong, Cure Baroh,Peuneulet Baroh dan Ulee Kareng.

“Ruas jalan tersebut juga terhubung dengan Desa Blang Panyang, Lookmane, Calok dan Alue Leuhob,” tutur Syauqi Futaqi.

Syauqi Futaqi menambahkan, kondisi jalan berlubang di sejumlah titik dan juga kerusakan lainnya. Kata dia, jalan tersebut menjadi sarana utama bagi warga melakukan perjalanan, baik bagi bagi siswa ke sekolah maupun masyarakat setiap hari menggunakan ruas jalan tersebut.

Laporan : Zubir

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *