Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak

  • Whatsapp
banner 468x60

Oleh: Hasan Basri, S.Pd. MM, Kepala SMAN 1 Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Aceh.

BEDAHNEWS.com – Setiap tahun ajaran Baru, sekolah mempersiapkan Penjaringan Para Siswa Baru (PPDB) tentunya sesuai dengan edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

Muat Lebih

Penerimaan dan penyeleksian siswa/i terus dilakukan, PPDB tahun ajaran 2021/2022 saat ini sedang berlangsung sekalipun saat ini sedang suasana puasa Ramadhan.

Di sekolah-sekolah favorit di kota , ada yang sudah melaksanakan penyeleksian, namun di pelosok desa (terpencil) sekolah masih sedang menunggu kehadiran para siswa/i untuk mendaftar di sekolah.

Sekolah terpadu biasanya ,mereka lebih cepat penerimaannya dari sekolah-sekolah negeri, para wali siswa/i baru mereka berusaha mencari dan mendapatkan informasi untuk keberlanjutan pendidikan anak-anaknya.

Niatan para orang tua wali memilih sekolah-sekolah unggul, itu cukup positif dalam pokok pikiran wali murid.

Kalau Sekolah dijadikan Jembatan untuk mencari pekerjaan itu salah besar, karena masih banyak yang tidak sekolah tapi mereka punya pekerjaan dan sukses.

Pendidikan memang penting, sekolah tidak penting, saya membutuhkan sekolah. Begitu juga kalian (kata H.D Iriyanto dalam bukunya Learning Metamorphosis) Hebat Gurunya, Dahsyat Muridnya.

H.D iriyanto (manajer bagian riset pengembangan untuk Apple Computer mengatakan keluar dari sekolah menengah. Saya belajar, tapi saya tidak bersekolah. Sekolah hanya sementara, pendidikan tidak. Jika kalian ingin berhasil dalam hidup, temukan sesuatu yang membuat kalian takjub dan pelajarilah. Jangan menunggu sampai seseorang mengajari kalian.

Sekolah merupakan rumah kedua bagi para siswa menjadi tempat yang nyaman dalam menjalani kehidupannya Para pelajar bisa menghabiskan sebagian waktu hidupnya untuk menjalani proses pembentukan dirinya.

Oleh karenanya, peran orang tua wali, sangat menentukan langkah kehidupannya di dunia pendidikan (para siswa), disebabkan sekolah perdana mereka (siswa/i) ada dalam lingkungan keluarga. Kalau lingkungan keluarga (para siswa/i) tidak nyaman untuk perkembangan kehidupan diri mereka, maka tak perlu berharap banyak bahwa rumah kedua ( sekolah) bisa memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan diri mereka( yang diasuh oleh guru – guru yang berbeda karakter dalam melakukan pendekatan pembinaan terhadap mereka.

Dan semua kita menyadari bahwa pendidikan merupakan satu proses penting dalam upaya menjadikan manusia berkarakter, kreatif, inovatif serta terbingkai dengan Akhlak mulia.

Sekolah seharusnya menjadi menara air dan api bagi masyarakat (Mohammad saroni dalam bukunya Analisis & Strategi Meningkatkan Daya saingan Sekolah) Apak maksudnya

Dunia Pendidikan merupakan Menara Air yang bisa menyemprot rasa kasih sayang, menghilangkan kehausan yang dirasakan masyarakat. Kasih sayang yang diberikan ke masyarakat berbentuk pengetahuan, ketrampilan, serta karakter mulia.

Sementara, dunia pendidikan sebagai menara Api yaitu memberikan kehangatan kepada masyarakat sehingga merasa nyaman dalam menjalani kehidupan. Kehangatan tersebut tercipta dari proses komunikasi dan interaksi aktif siswa/i dengan para pendidik. Komunikasi di bangun di bangun dalam proses pendidikan yang merupakan langkah konkret untuk membangkitkan kenyamanan hidup.

Degradasi moral para siswa dewasa ini sungguh sangat mengkhawatirkan, seakan- akan pendidikan tidak memberikan pengaruh apa-apa terhadap perkembangan diri dan karakter mereka.

Puasa ramadhan merupakan bulan Tarbiyah yang mengajarkan banyak hal serta ladang pengumpul amal kebaikan tetapi hanya sekelompok kecil. Mereka dengan berani sesuka hati menghabiskan waktu untuk bermain game dan domino untuk kesenangan sesaat tapa peduli keberlanjutan kehidupan mereka sendiri (para siswa/i)
Game dan domino seakan menjadi sahabat sejati mereka.

Peran Orang Tua

1. Peran orang tua sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang, terutama dalam mengenalkan pendidikan agama sejak dini. Perhatian dari orang tua juga sangat penting. Karena pada banyak kasus, kurangnya perhatian orang tua dapat menyebabkan dampak buruk pada sikap anak. Seperti halnya karena kurangnya perhatian orang tua,seseorang akan cenderung melampiaskan amarahnya pada orang lain dengan tindakan yang tidak wajar dilakukan oleh kaum muda.

2. Para guru di sekolah tidak hanya tahu, bagaimana memotivasi para siswa untuk unggul di akademik saja tapi juga unggul dalam Akhlak mulia saat bergaul dengan teman temannya disekolah.

3. Peran masyarakat harus dikembalikan seperti Aceh dulu kala, dia memang anak kita, tetapi ketika mereka terjun ke lingkungan masyarakat, mereka adalah anak masyarakat yang perlu di awasi tindak tanduk dan prilakunnya sehingga mereka benar – benar menjadi menara Air dan Api bagi kemajuan peradaban berkehidupan.

banner 468x60

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *