Tinjau Kampung Tangguh Meurandeh Aceh, Kapolres Langsa Apresiasi Pemanfaatan Lahan Kosong

  • Whatsapp
banner 468x60

LANGSA, BEDAHNEWS.com –  Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH meninjau Kampung Tangguh di Gampong Meurandeh Aceh, Kecamatan Langsa Lama serta sekaligus mengecek lahan ketahanan pangan desa tersebut, Selasa (30/03/2021).

Kegiatan peninjauan sekaligus penilaian itu juga dihadiri Dandim 0104 Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos , M.Tr (Han), Kajari Langsa, Viva Hari Rustaman, SH, Kabag Ops Polres Langsa Kompol Denny Firmandika, S.Ab, SIK, Walikota Langsa diwakili Asisten 1 Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraa Rakyat Suriatno A.P, M.Sp, Camat Langsa Lama di wakili Sekcam Yusrizal, S.STP, M.Sp, Kasat Binmas Polres Langsa AKP Raja Bangsawan, S.Sos.I, MA, Kapolsek Langsa Timur Iptu Surya D Sofyan, SH, Danramil 23/Langsa Timur Kapten Kav Khairul Nizam, KBO Binmas Polres Langsa Iptu Idris Yacob, S.Sos.I, Geuchik Gampong Meurandeh Aceh Tgk Asnawi, personil Polsek Langsa Timur, perangkat Gampong Meurandeh Aceh dan masyarakat, serta seluruh geuchik se Kecamatan Langsa Lama.

Muat Lebih

Pada kesempatan tersebut Kapolres mengapresiasi kesiapan Kapolsek Langsa Timur bersama Muspika dalam mewujudkan Gampong Tangguh di kecamatan setempat.

“Kegiatan ini salah satu perintah pemerintah untuk kita laksanakan, Polres Langsa bersama Forkopimda terus melakukan sejumlah upaya dan terobosan dalam rangka mendukung dan membantu langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta memanfaatkan lahan kosong dalam membantu masyarakat dalam meningkatakan Sumber Daya Manusia. Semoga Merandeh Aceh dapat di contoh gampong gampong lainnya yang dulunya zona merah narkoba sekarang menjadi Gmpong Tangguh Aceh,” kata Kapolres.

“Saya juga mengecek lahan ketahanan pangan yaitu pembudidayaan ikan lele dan nila, peternakan bebek, serta sayuran, tanaman organik dan usaha kelompok bersama (KUBE) warga Gampong Merandeh Aceh berupa kerajinan tangan pembuatan rumah ibadah dan batang pohon rimbun yang bahan pembuatannya berasal dari limbah masyarakat sehingga dapat dijadikan pajangan rumahan,” tambahnya.

Kapolres juga menyebutkan, kerajinan warga kaum ibu yang memproduksi makan ringan sangat berkuliatas, termasuk kerajinan kaum ibu yang memproduksi karya seni dan produksi pola penetasan otomatis bibit ayam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *