PT PKLE Putus Layanan Internet Desa karena Menunggak, Geuchik: Kami Kecewa tidak Bisa Upload Laporan

  • Whatsapp
banner 468x60

Ilustrasi jaringan internet.

Jurnalis: Mulyadi

Muat Lebih

LANGSA, BEDAHNEWS.com – PT. Pelabuhan Kuala Langsa Energi (PKLE) Langsa memutus sementara layanan internet sejumlah kantor geuchik (kepala desa) di Kota Langsa yang belum melakukan pembayaran tagihan sampai Agustus. Akibatnya, seluruh proses pembuatan laporan desa yang menggunakan jaringan internet menjadi terhambat.

Pemberitahuan pemutusan layanan internet tersebut diterbitkan PT. PKLE melalui surat nomor III/PKLE-Lsa/IX/2020 tertanggal 14 Oktober 2020.

Administrasi PT. PKLE Langsa Fitri Aulia mengatakan, ada 46 desa yang diputus layanan internet karena ada desa yang telah menunggak sejak Januari hingga Agustus 2020.

“Sebelumnya sudah kita kirimkan surat pemberitahuan pertama Juni dan ke dua Agustus, ada yang nunggak dari Januari, beda-beda jumlah tunggakannya karena waktu aktivasinya tidak bersamaan,” kata Fitri, Kamis (15/10/2020).

Fitri juga menjelaskan, sebelum mengirimkan surat pemberitahuan pihaknya juga telah menyampaikan tunggakan tersebut secara lisan agar segera dibayarkan.

Terkait pemutusan layanan internet, salah seorang geuchik yang enggan namanya dicantumkan mengaku kecewa karena tidak bisa memasukkan laporan ke sistem yang terkoneksi internet.

“Kami kecewa, di gampong tergantung dengan internet, malah di off kan layanan internet oleh pihak mereka, bagaimana kita buat laporan ke sistem jika internet mati. Kami bukan tidak mau membayar, tapi kami kan tunggu pencairan dana desa tahap 3 yang saat ini lagi dipersiapkan semua berkasnya dan harus di upload ke sistem, seharusnya pihak PT. PKLE mempermudah kami sebagai konsumen bukan malah seperti ini, semakin menghambat proses laporan kami di gampong yang tergantung dengan internet,” tukas salah seorang geuchik.

Tahun 2020 adalah awal pertama kerjasama pihak pemerintahan gampong (desa) yang ada di Kota Langsa dengan PT. PKLE di bidang layanan internet yang difasilitasi oleh Dinas Kominfo Kota Langsa.

Sebagai pihak penyedia jaringan internet di gampong  PT. PKLE menawarkan kemudahan dalam mengakses aplikasi Siskedes dengan beban biaya sekitar Rp.1.700.000, per bulan sudah termasuk pajak,
dengan beban biaya yang lumayan besar pihak gampong menganggarkan dana tersebut dari APBK atau APBN.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *