Tiga Sektor Potensial Andalan Aceh Singkil

  • Whatsapp
banner 468x60

Wartawan: Edi Suherman

ACEH SINGKIL, BEDAHNEWS.com – Kabupaten Aceh Singkil sebelumnya pernah ditetapkan menjadi daerah tertinggal melalui Peraturan Presiden (Perpres) nomor 131 tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal tahun 2015 – 2019, yang ditandatangani oleh Presiden RI Joko Widodo pada 4 November 2015.

Muat Lebih

banner 300x250

Namun mulai Agustus 2019, Aceh Singkil, tidak lagi menyandang status kabupaten tertinggal berdasarkan Keputusan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 79 tahun 2019 tentang Penetapan Kabupaten Daerah Tertinggal yang Terentaskan tahun 2015 – 2019.

Dalam Kepmen tersebut ada 62 kabupaten tertinggal di seluruh Indonesia yang terentaskan, termasuk Kabupaten Aceh Singkil.

Kabupaten Aceh Singkil memiliki tiga sektor potensial yang menjadi andalan untuk memacu perekonomian, diantaranya sektor pariwisata, perkebunan kelapa sawit, perikanan dan kelautan.

Jika ditilik dari sektor perikanan dan kelautan, para nelayan yang berasal dari Sibolga Sumatera Uatara dan sekitarnya yang memanfaatkan dan mencari ikan dilaut Singkil.

Sementara dari sektor pariwisata andalannya adalah keindahan Pulau Banyak yang terkenal eksotis. Sepanjang tahun Pulau Banyak terus dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun manca negara untuk menikmati keindahan pulau tersebut.

Selain itu Rawa Singkil (Laetrap) juga memiliki berbagai spesies seperti Orang Utan dan hewan liar lainnya yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia.

Sementara dari sektor perkebunan, Aceh Singkil memiliki perkebunan kelapa sawit dengan 8 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang dapat melahirkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk wilayah tersebut. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Aceh Singkil H. Sazali, S.Sos di Pendopo Wakil Bupati Aceh Singkil, Selasa (11/2).

Sazali juga menambahkan, Pemkab Aceh Singkil akan terus melakukan lobi-lobi ke pemerintah pusat untuk dapat mengembangkang sektor tersebut serta sektor lainnya yang telah dicanangkannya.

Selain itu kata Sazali, Aceh Singkil juga memiliki wisata religi yaitu makam Syekh Abdurrauf as Singkily, ulama yang terkenal dan tersohor, meskipun kita tahu bahwa di Banda Aceh terdapat makam Syekh Abdurrauf as Singkily, namun masyarakat Minang Kabau, Padang masih meyakini makam tersebut berada di Aceh singkil.

Disela- sela temu ramah tim BedahNews.com dengan Wakil Bupati Aceh Singkil H. Sazali, S.Sos menegaskan bahwa pihaknya masih sedang melobi pemerintah pusat untuk memperpanjang runway Bandara di Aceh Singkil, untuk memudahkan para wisata mancanegara maupun lokal berkunjung menikmati wisata Aceh Singkil.

Sazali juga menjelaskan, hasil dari sektor perikanan dan kelautan masih dibawa ke Sibolga karena kurangnya sarana pendukung seperti pelabuhan dan ketersediaan Es.

“Kita mulai membangun pabrik es yang berlokasi di anak laut Singkil, sehingga diharapkan kedepan para nelayan di Aceh Singkil bisa menurunkan hasil laut di Singkil ini, sehingga perputaran ekonomi terjadi di Singkil yang akan mendongkrak PAD dan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *