Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) I Aceh menggelar pelatihan jasa konstruksi bagi tenaga kerja lokal di Kabupaten Bireuen, Aceh.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (14/10/2026), tersebut dipusatkan di Aula Hotel Meuligoe, Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan, kompetensi, dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi guna mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.
Dalam pembukaan kegiatan, Tenaga Ahli HRD, Ferizal, yang mewakili Ruslan M. Daud, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi menjadi kebutuhan penting seiring berkembangnya pembangunan infrastruktur dan meningkatnya tuntutan terhadap kualitas pekerjaan.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen HRD dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di bidang jasa konstruksi. Kami berharap para peserta mampu meningkatkan keterampilan, memahami standar pekerjaan, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara profesional dan bertanggung jawab,” kata Ferizal saat membacakan pesan Ruslan, Rabu (14/10/2026).
Menurut Ferizal, penguatan kapasitas tenaga kerja konstruksi memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di Kabupaten Bireuen dan Provinsi Aceh secara umum.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memahami regulasi yang berlaku serta mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam setiap tahapan pekerjaan konstruksi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, Indro Pantja Pramodo, yang mengikuti kegiatan secara daring, mengapresiasi kolaborasi antara HRD dan BJKW I Aceh dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor konstruksi.
Ia menegaskan bahwa kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja menjadi faktor penting dalam menjamin mutu bangunan dan infrastruktur, sekaligus memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar teknis dan ketentuan keselamatan konstruksi.
“Peningkatan kualitas SDM konstruksi merupakan faktor kunci dalam mendukung keberhasilan pembangunan, baik dari sisi mutu pekerjaan, penerapan standar teknis, maupun keselamatan konstruksi,” ujar Indro.
Kolaborasi antara DPR RI, Kementerian PU, dan BJKW I Aceh ini diharapkan dapat memperluas kesempatan peningkatan kompetensi bagi tenaga kerja lokal, sehingga mampu menghasilkan pekerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan berdaya saing.
Dengan peningkatan kualitas SDM tersebut, tenaga kerja lokal diharapkan dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan infrastruktur daerah maupun nasional, sekaligus mendukung terwujudnya pekerjaan konstruksi yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan.












