170 Murid PAUD dari 17 Kecamatan Meriahkan HAN ke-42 dan HUT ke-27 Bireuen, Ikuti 10 Cabang Lomba

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com — Sebanyak 170 murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen menunjukkan antusiasme mengikuti 10 cabang perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sekaligus rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen.

Muat Lebih

Kegiatan yang berlangsung Minggu (4/10/2026) pagi tersebut digagas Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen. Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula Disdikbud Bireuen dan dibuka langsung Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Bireuen, Reza Fitria, S.Si., M.Sc., mengatakan kegiatan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak usia dini untuk mengekspresikan diri, mengembangkan kreativitas, sekaligus menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri.

“Sebanyak 170 peserta yang tampil hari ini merupakan para juara pertama hasil seleksi tingkat kecamatan yang digelar pada September 2026. Mereka didampingi langsung oleh pendamping dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kecamatan masing-masing,” ujar Reza.

Dari 10 cabang yang diperlombakan, tujuh cabang digelar di kompleks Disdikbud Bireuen, yakni mewarnai, hafalan doa sehari-hari, hafalan surat pendek, fashion show, menyanyi solo, dan bercerita gambar seri.

Sedangkan tiga cabang lainnya, yaitu engklek, jalan batok, dan azan, dilaksanakan di kompleks Pendopo Bupati Bireuen.

Reza berharap kegiatan yang dilaksanakan secara berjenjang tersebut dapat menjaring potensi terbaik anak-anak PAUD Bireuen untuk selanjutnya mewakili daerah pada tingkat Provinsi Aceh.

“Melalui kegiatan berjenjang ini, kita berharap dapat melahirkan anak-anak hebat yang siap mewakili Kabupaten Bireuen ke tingkat Provinsi Aceh. Ini merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan PAUD berkualitas dan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si., saat membuka kegiatan menekankan pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan karakter membutuhkan kolaborasi antara orang tua, guru, dan lingkungan tempat anak tumbuh.

“Karakter harus dibentuk sejak dini karena akan sangat sulit dikendalikan saat anak tumbuh dewasa. Ingat, akhlak dan adab berkedudukan lebih tinggi daripada ilmu,” tegas Muslim.

Ia mengingatkan para orang tua agar tidak menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan anak kepada sekolah dan guru. Pendidikan, kata dia, harus menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan.

Muslim juga memberikan apresiasi kepada para pendidik PAUD yang dinilai telah menjalankan tugas dengan penuh ketabahan dan kesabaran dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Kepada dewan juri, ia berpesan agar seluruh peserta dinilai secara adil, jujur, objektif, serta bebas dari intervensi pihak mana pun.

Sementara kepada orang tua dan pendamping, Muslim meminta agar setiap hasil perlombaan diterima sebagai bagian dari proses pembelajaran anak.

“Jika anak-anak belum meraih juara, ingatlah bahwa kekalahan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses belajar. Anak-anak harus terus kita beri dorongan dan semangat,” pungkasnya.

Versi judul alternatif yang lebih menjual/SEO:

170 Murid PAUD dari 17 Kecamatan Adu Kreativitas di HAN ke-42 dan HUT Bireuen

Semarak HAN ke-42 dan HUT Bireuen, 170 Murid PAUD Ikuti 10 Cabang Lomba

170 Murid PAUD Se-Bireuen Unjuk Bakat, Meriahkan HAN ke-42 dan HUT ke-27

Dari Mewarnai hingga Fashion Show, 170 Murid PAUD Meriahkan HUT Bireuen

Rayakan HAN dan HUT Bireuen, 170 Murid PAUD Adu Bakat dalam 10 Cabang Lomba

170 Murid PAUD Wakili 17 Kecamatan, Adu Bakat di Ajang HAN ke-42 Bireuen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *