Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Sosialisasi Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PWK) Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila dan karakter kebangsaan di tengah masyarakat.
Kegiatan mengusung tema “Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan” tersebut dibuka Wakil Bupati Bireuen, Ir Razuardi MT, di Oproom Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Bireuen, Kamis (24/9/2026) pagi.
Dalam arahannya, Razuardi menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya dengan berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
“Tujuan utamanya adalah mewujudkan nasionalisme tinggi di segala aspek kehidupan dengan mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi, kelompok, suku, atau daerah,” ujar Razuardi.
Ia menyebutkan, penguatan wawasan kebangsaan menjadi semakin penting di tengah dinamika zaman yang terus berkembang. Karena itu, semangat persatuan, cinta tanah air, serta penghargaan terhadap keberagaman perlu terus ditanamkan, khususnya kepada generasi muda.
Razuardi juga mengajak seluruh peserta untuk membangun cara pandang yang mengedepankan persatuan di tengah keberagaman agama, budaya, bahasa, dan suku yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.
“Kita harus mampu meraih kemajuan tanpa mengorbankan harga diri dan martabat kita sendiri. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sosial sehari-hari,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Bireuen, Teuku Juwirman Syah SE, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengoptimalkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai kebangsaan guna memperkuat kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebanyak 50 peserta mengikuti sosialisasi tersebut. Mereka terdiri dari guru pendamping, mahasiswa, siswa, serta unsur masyarakat di Kabupaten Bireuen.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari unsur Pemkab Bireuen dan Kodim 0111/Bireuen. Materi yang disampaikan antara lain mengenai peran pemerintah dalam meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat dan generasi muda, serta peran TNI melalui Kodim dalam mengoptimalkan nilai-nilai persatuan untuk menjaga keutuhan NKRI.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Bireuen berharap nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.











