Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bireuen kembali mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat melalui program jemput bola.
Layanan tersebut digelar di Kantor Camat Jeumpa, Selasa (22/9/2026), dengan fokus utama melayani perekaman KTP elektronik (e-KTP) bagi warga pemula serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Disdukcapil Bireuen, Muhammad Diah, melalui Kepala Bidang Pelayanan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Rizki Ronal, mengatakan pelayanan jemput bola dilakukan untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
“Pelayanan jemput bola ke kecamatan ini merupakan upaya kami untuk memudahkan warga, khususnya pemula yang belum memiliki KTP, serta warga umum yang ingin mengurus dokumen adminduk atau aktivasi IKD secara langsung di lokasi,” kata Rizki kepada Bedahnews.com di lokasi kegiatan, Selasa.
Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya menyasar perekaman e-KTP bagi pemula, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan dan melakukan aktivasi IKD.
Sebelum dilaksanakan di Kecamatan Jeumpa, kegiatan serupa telah digelar di Kodim 0111/Bireuen sehari sebelumnya. Disdukcapil Bireuen juga berencana melanjutkan layanan jemput bola ke kecamatan-kecamatan lain secara bertahap.
Rizki mengimbau masyarakat Jeumpa memanfaatkan pelayanan tersebut untuk memastikan dokumen administrasi kependudukan telah lengkap dan sesuai dengan data kependudukan.
Sementara itu, Camat Jeumpa, Rusli, mengapresiasi langkah Disdukcapil Bireuen yang menghadirkan pelayanan langsung di tingkat kecamatan.
Menurutnya, pelayanan jemput bola sangat membantu masyarakat karena dapat memangkas jarak dan waktu yang dibutuhkan untuk mengakses layanan administrasi kependudukan.
Pihak kecamatan juga telah meneruskan informasi mengenai pelayanan tersebut kepada seluruh perangkat gampong agar dapat disampaikan kepada masyarakat.
“Kami sudah mengimbau warga, termasuk anak yang baru berusia 16 tahun agar melakukan perekaman lebih awal. Sehingga saat memasuki usia 17 tahun, KTP-nya bisa langsung dicetak,” ujar Rusli.
Kemudahan pelayanan juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Nuratuddini (18), warga Gampong Kuta Meuligoe, mengaku terbantu dengan hadirnya tim Disdukcapil di Kantor Camat Jeumpa.
“Sangat memudahkan kami, prosesnya cepat dan tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota untuk bikin KTP,” tuturnya.
Melalui layanan jemput bola tersebut, Disdukcapil Bireuen terus mendorong pelayanan administrasi kependudukan yang lebih mudah dijangkau masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perekaman e-KTP dan aktivasi IKD.











