Terjadi di Manyak Payed Aceh Tamiang, Duel “One by One” Pakai Sajam, Seorang Tewas Leher Ditebas Pakai Samurai

  • Whatsapp

FY pelaku yang menebas leher lawanya di Mapolres Langsa. (Foto: humas polres Langsa).

LANGSA, BEDAHNEWS.com – Dua lelaki warga Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang terlibat duel one by one (satu lawan satu) dengan menggunakan senjata tajam (sajam) akibatnya M. Yahya (33) yang hanya memakai pisau dapur meregang nyawa sebab tangan dan lehernya kena tebas samurai oleh lawanya FY(24).

Muat Lebih

Kedua pria tersebut merupakan warga Desa Masjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh tamiang yang mana masih wilayah hukum polres Langsa.

Insiden berdarah ini terjadi pada Selasa (29/4/2025) malam, di warung mie Aceh depan rumah pelaku, FY (24).

Sebelum terlibat perkelahian kedua pria tersebut terlibat cekcok mulut permasalahan pribadi.

Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Hasbi SIK, MH, Rabu (30/4/2025), menjelaskan, kronologi kejadian yang bermula ketika korban M Yahya dalam keadaan marah mendatangi rumah pelaku.

Kemudian Korban M Yahya bahkan mengancam pelaku yang sedang berada di warungnya dengan menggunakan pisau dapur.

“Merasa terancam, pelaku FY bergegas dan spontan lari ke dalam rumahnya mengambil pedang samurai. Perkelahianpun tak terelakan,” ungkap kasat reskrim.

Dalam perkelahian itu jelas kasat, akhirnya korban M. Yahya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat terkena tebasan samurai oleh FY. Korban awalnya tekena tebasan samurai pelaku pada lengan kirinya.Tak sampai di situ, pelaku mengejar M Yahya yang mencoba lari dan kembali menebas leher korban.

“Korban terkena bacokan FY pada bagian lengan kiri dan bagian leher yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Kasat.

Pasca menerima laporan tentang kejadian ini Pihak aparat Polres Langsa langsung menuju TKP.

Unit Resmob Sat Reskrim Polres Langsa yang dipimpin Aiptu Sulaiman, bersama perangkat desa dan Bhabinkamtibmas setempat mengejar pelaku. Dalam waktu kurang dari 1 jam, pelaku berhasil diamankan di salah satu rumah warga di Desa Merandeh, Kecamatan Manyak Payed. Setelah dibujuk oleh Polisi dan melibatkan perangkat desanya, FY malam itu memilih menyerahkan diri kepada aparat Kepolisian.

“Pelaku diamankan tanpa perlawanan dan langsung kita amankan ke Mapolres Langsa., untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasat.

Selain mengamankan pelaku, petugas kepolisian juga menyita beberapa barang bukti di TKP termasuk pedang samurai dan pisau yang digunakan korban.

Saat ini polisi masih mendalami motif dari kejadian ini.

“Penyidikan lebih lanjut sedang berlangsung dan pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Kejaksaan setempat untuk melengkapi berkas perkara,” kata kasat reskrim.

Laporan : Yanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *