BIREUEN, BEDAHNEWS.com – 41 santriwan dan santriwati kelas akhir Pesantren Terpadu Almuslim, Peusangan Bireuen, mengikuti resepsi khataman Al-Quran yang khidmat pada Selasa (15/4/2025).
Acara tersebut berlangsung di aula Universitas Almuslim Aceh (UIA) Peusangan Bireuen dan menandai selesainya pendidikan serta hafalan Al-Quran para santri.
Direktur Pesantren Terpadu Almuslim, Ustadz Iswan Fadhli MA, secara langsung mengukuhkan atau mengkhatamkan para santri.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bireuen, serta sejumlah undangan penting lainnya, termasuk para wali santri yang datang dari berbagai daerah.
Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan Bireuen, Tgk Munawar Yusuf, dalam sambutannya menjelaskan bahwa ke-41 santri yang mengikuti pengukuhan ini telah menempuh pendidikan selama enam tahun di Pesantren Terpadu Almuslim.
Mereka terdiri dari lulusan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), masing-masing selama tiga tahun. Acara khataman ini merupakan pengukuhan yang kelima kalinya diselenggarakan oleh pesantren tersebut.
“Mereka yang mengikuti pengukuhan atau khataman adalah para santri yang telah menjalani belajar di pesantren terpadu Almuslim selama enam tahun, tiga tahun jenjang Madrasah Tsanawiyah dan tiga tahun jenjang Madrasah Aliyah tahun kelima,” ungkap Tgk Munawar Yusuf.
Lebih lanjut, Tgk Munawar Yusuf menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pendidikan dan hafalan Al-Quran.
Tingkat hafalan Al-Quran para santri bervariasi, dengan beberapa di antaranya berhasil menghafal hingga 10 juz.
Prestasi membanggakan juga diraih oleh para lulusan Madrasah Aliyah Pesantren Terpadu Almuslim. Sebagian besar dari mereka telah diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) ternama, baik di Aceh maupun di luar daerah.
Beberapa di antaranya berhasil masuk ke Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, serta beberapa PTN lainnya.
“Mereka sebagian besar telah diterima di berbagai perguruan tinggi dan tinggal mereka sendiri untuk melanjutkan kuliah,” kata Tgk Munawar Yusuf.
Pengurus yayasan Almuslim menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan untuk mendidik putra dan putri mereka di Pesantren Terpadu Almuslim. Saat ini, pesantren tersebut menampung lebih dari 600 santri yang aktif menimba ilmu.
Tgk Munawar Yusuf menambahkan bahwa pengurus yayasan Almuslim akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas pesantren dari berbagai aspek. Hal ini bertujuan untuk menarik minat lebih banyak santriwan dan santriwati serta memastikan para lulusan dapat diterima di berbagai perguruan tinggi favorit.
Dengan demikian, Pesantren Terpadu Almuslim diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi Qurani yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Laporan : Zubir