Pasar Hewan di Bireuen Mulai Dipadati Pembeli dan Pedagang

  • Whatsapp
banner 468x60

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Menjelang bulan Ramadhan 1442 Hijriah, pasar hewan Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen mulai dipadati oleh pembeli dan pedagang hewan dari berbagai daerah.

Muat Lebih

Hal itu terlihat pada Selasa, 6 April 2021, walaupun kondisi pasar hewan yang terlihat semraut dan becek tak menyurutkan minat orang untuk mengunjunginya, mengingat adat meugang di Aceh yang begitu sakral.

Masyarakat Aceh akan membeli daging pada hari meugang, yang ada setahun hanya tiga kali saja, yaitu meugang puasa, meugang hari raya Idul Fitri dan meugang hari raya Idul Adha.

Pantauan media ini di lapangan terlihat para pedagang dengan pembeli saling menawarkan hewan yang diperdagangkan, yaitu lembu, kerbau, kambing, kibas atau biri-biri. Kebiasaan di Aceh kambing dan menjadi hewan yang paling banyak diperjual belikan daging pada hari meugang.

Salah seorang petugas pendistribusian di pasar hewan Gandapura, Abdullah Muslin Sp menyebutkan, kendati pada masa pandemi Covid-19, tak menyurutkan minat pembeli dan pedangang hewan, namun jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya terlihat lebih sedikit keramaian.

“Mungkin kondisi ini bisa saja di hari-hari ke depan bertambah ramai karena sekarangkan megang masih ada waktu lima hari lagi megang puasa,” ujar Abdullah Muslim.

Menurut Abdullah, melihat perkebangan dalam beberapa hari ini, diperkirakan sapi yang masuk ke pasar hewan berkisar 350 ekor dan kambing 500 ekor.

“Sapi dan kambing yang masuk ke sini berasal dari Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen dan Pidie Jaya. Biasanya untuk meugang, pembeli banyak minati hewan berukuran besar, kalau ukuran kecil kurang pembelinya,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *