HRD Tinjau Proyek Jembatan Weh Porak Rp80 Miliar, Dorong Pemulihan Infrastruktur Aceh Tengah

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BENER MERIAH, BEDAHNEWS.com – Anggota Komisi V DPR RI, Ruslan M. Daud, meninjau langsung dimulainya pembangunan jembatan rangka baja di Desa Weh Porak, Kecamatan Pinto Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (12/4/2026). Proyek senilai Rp80 miliar ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur pascabanjir yang melanda Aceh pada November 2025.

Muat Lebih

Jembatan Weh Porak memiliki peran strategis sebagai jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Kehadiran jembatan permanen ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di kawasan lintas tengah Aceh.

Ruslan mengapresiasi respons cepat Kementerian Pekerjaan Umum di bawah kepemimpinan Dody Hanggodo yang dinilai sigap menangani kebutuhan mendesak masyarakat.

“Respons cepat pemerintah sangat dirasakan manfaatnya. Sejumlah infrastruktur kini mulai dikerjakan, terutama akses jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat,” ujar Ruslan.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan ini juga akan didukung peningkatan geometrik jalan agar dapat dilalui truk kontainer. Dengan demikian, hasil pertanian dari Aceh Tengah dan Bener Meriah dapat didistribusikan lebih efisien menuju jalur lintas barat-timur Aceh hingga ke Sumatera Utara.

“Tahun ini dibangun jembatan rangka baja sepanjang 40 meter dengan jalan pendekat 20 meter. Targetnya rampung dalam tahun anggaran berjalan,” tambahnya.

Selain proyek Weh Porak, Ruslan turut mengungkapkan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur lainnya di kawasan tersebut. Jembatan Enang-Enang saat ini masih dalam tahap perencanaan desain dan dijadwalkan memasuki tahap konstruksi pada periode 2027–2029.

Sementara itu, proyek di kawasan Simpang Lancang berupa pembangunan jembatan rangka baja sepanjang 40 meter dengan anggaran Rp55 miliar akan memasuki tahap tender tahun ini, dengan pelaksanaan konstruksi direncanakan mulai 2027.

Menurut Ruslan, realisasi berbagai proyek tersebut tidak terlepas dari sinergi pemerintah daerah dan dukungan tokoh masyarakat, termasuk Wakil Ketua DPR Aceh, Salihin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian terhadap percepatan pemulihan infrastruktur di Aceh.

“Kehadiran pemerintah pusat secara konsisten menunjukkan komitmen kuat dalam pemulihan. Kita berharap seluruh proyek ini selesai tepat waktu dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *