Danone Bangun Sumur Bor untuk Puskesmas Cot Ijue, Perkuat Akses Air Bersih Pascabanjir

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Upaya peningkatan fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Bireuen terus dilakukan. Puskesmas Cot Ijue, Kecamatan Peusangan, kini resmi memiliki sumur bor bantuan dari Danone Indonesia untuk mendukung ketersediaan air bersih, Selasa (7/4/2026).

Muat Lebih

Sumur bor dengan kedalaman 40 meter tersebut memiliki debit air cukup melimpah, mencapai sekitar 2 liter per detik, sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan operasional puskesmas secara optimal.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Water Resources and Process Technology Director Danone Indonesia, Azwar Muhammad, kepada Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan. Selanjutnya, bantuan tersebut diserahkan kepada Kepala UPTD Puskesmas Cot Ijue, Ns. Abdul Hadi, S.Kep., M.K.M.

Azwar Muhammad menjelaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen Danone Indonesia dalam membantu penanganan dampak bencana banjir di Aceh, khususnya dalam penyediaan air bersih di fasilitas publik.

Untuk wilayah Bireuen, kata dia, terdapat enam titik pembangunan sumur bor yang tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Gandapura, Peusangan Selatan, Pante Lhong, Kutablang, Juli yang masih dalam proses, serta Cot Ijue di Kecamatan Peusangan.

“Melalui program ini, kami berharap fasilitas kesehatan di Bireuen dapat terbantu dalam penyediaan air bersih. Selain di Bireuen, pembangunan juga dilakukan di Aceh Timur, Langsa, Aceh Utara, Pidie Jaya, hingga Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” ujar Azwar.

Ia juga mengungkapkan, proses pembangunan sumur bor di Puskesmas Cot Ijue sempat mengalami kendala. Pengeboran pada titik awal tidak menemukan sumber air, sehingga tim memindahkan lokasi ke titik kedua di belakang puskesmas hingga akhirnya berhasil menemukan sumber air pada kedalaman 40 meter.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia menyebut, dukungan ini berawal dari laporan komprehensif pascabanjir yang disampaikan pihaknya kepada Kementerian Kesehatan.

“Pasca-banjir, kami melaporkan berbagai kendala, mulai dari keterbatasan air bersih, kerusakan fasilitas, hingga kendaraan yang terdampak. Informasi ini kemudian ditindaklanjuti dan mendapat respons cepat dari Danone,” jelasnya.

Kepala UPTD Puskesmas Cot Ijue, Ns. Abdul Hadi, turut mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, ketersediaan air bersih selama ini menjadi salah satu kendala utama di fasilitas kesehatan tersebut.

“Sumur bor ini sangat vital. Selain untuk mendukung pelayanan kesehatan, airnya juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berkunjung ke puskesmas,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *