Dana Meugang Rp2,25 Miliar dari Presiden Prabowo Subianto, Pemkab Bireuen Kekurangan Stok Sapi

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Bireuen tengah berpacu dengan waktu untuk menyalurkan bantuan daging meugang menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Bantuan senilai Rp2,25 miliar dari Presiden Prabowo Subianto tersebut diperuntukkan bagi warga korban bencana di daerah itu.

Muat Lebih

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, mengungkapkan pihaknya menghadapi kendala serius terkait keterbatasan stok ternak lokal di tengah tenggat waktu yang semakin sempit. Untuk memenuhi kebutuhan, pemerintah daerah terpaksa mendatangkan puluhan ekor sapi dari Medan.

“Kebutuhan lembu mencapai lebih dari 90 ekor. Kalau hanya mengandalkan stok lokal di Bireuen, tidak akan mencukupi. Mungkin hanya tersedia sekitar 20 ekor,” ujar Mukhlis saat bersilaturahmi dengan awak media usai buka puasa bersama di Pendopo Bupati, Rabu malam, 18 Maret 2026.

Ia menjelaskan, keterbatasan stok tersebut diperparah karena momentum hari pasar hewan di wilayah Bireuen dan sekitarnya telah terlewati. Kondisi ini memaksa Pemkab mengambil langkah cepat dengan mengutus agen ternak ke luar daerah.

“Para agen sudah berangkat ke Medan untuk membeli lembu. Saat ini masih dalam proses pengangkutan menuju Bireuen,” jelasnya.

Seiring dengan prediksi Hari Raya Idulfitri yang berpotensi jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, Mukhlis mengisyaratkan kemungkinan adanya penyesuaian jadwal penyembelihan hewan meugang.

“Jika Lebaran jatuh pada hari Jumat, maka penyembelihan kemungkinan dilakukan tepat pada hari raya,” tambahnya.

Sebelumnya, Pemkab Bireuen sempat mempertimbangkan penyaluran bantuan dalam bentuk uang tunai guna mempercepat distribusi. Namun, rencana tersebut tidak dapat direalisasikan karena terbentur aturan teknis.

Berdasarkan petunjuk teknis, dana bantuan sebesar Rp2.250.000.000 wajib disalurkan dalam bentuk daging atau ternak hidup, bukan uang tunai.

“Secara aturan tidak diperbolehkan dalam bentuk uang tunai. Jadi, kami harus bekerja keras agar bantuan daging meugang dari Bapak Presiden tetap tersalurkan sesuai ketentuan,” tegas Mukhlis.

Bantuan ini direncanakan akan didistribusikan kepada masyarakat di gampong yang terdampak bencana paling parah. Tercatat sekitar 92 gampong menjadi sasaran utama penerima manfaat.

Pemerintah daerah berharap, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan logistik, bantuan tersebut tetap dapat meringankan beban masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *