Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, mengungkapkan tekanan psikologis yang ia alami akibat derasnya kritik dan hujatan selama memimpin daerah tersebut. Ia mengakui kondisi itu sempat memengaruhi semangat kerjanya dalam menjalankan roda pemerintahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Mukhlis saat bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama awak media di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu malam, 18 Maret 2026.
Di hadapan para jurnalis, Mukhlis menegaskan bahwa sebagai manusia biasa, ia tidak luput dari rasa tertekan, terutama ketika kritik yang muncul di ruang publik berkembang menjadi serangan personal.
“Saya merasakan dampak psikologis ketika kritik berubah menjadi cacian dan makian. Bahkan, terkadang serangan itu sampai menyasar keluarga saya,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa tekanan berlebihan terhadap pemimpin daerah juga dapat berdampak pada kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau semangat kerja saya menurun karena hujatan, maka masyarakat juga yang akan merasakan dampaknya,” katanya.
Meski demikian, Mukhlis menegaskan dirinya tidak anti terhadap kritik. Ia justru mendorong agar kritik yang disampaikan bersifat konstruktif, solutif, dan berbasis data, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengambilan kebijakan.
Ia juga mengajak insan pers untuk mengedepankan komunikasi dua arah apabila menemukan kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah selalu membuka ruang dialog, baik melalui juru bicara maupun pertemuan langsung.
Selain itu, Mukhlis menekankan pentingnya akurasi dalam pemberitaan. Ia berharap media dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah, bukan memperkeruh suasana dengan informasi yang tidak berimbang.
“Semoga pernyataan saya tidak dipelintir,” tegasnya.
Mengakhiri pernyataannya, Mukhlis mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga sinergi dengan pemerintah daerah. Ia menilai hubungan yang harmonis antara media dan pemerintah menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Bireuen.








