Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar buka puasa bersama Himpunan Mahasiswa Bireuen (Himabir) dan insan pers di Gazebo Pendopo Bupati, Rabu (18/3/2026) sore.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi di tengah masa transisi pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen.
Acara yang dirangkai dengan santunan anak yatim dan kajian Ramadan tersebut dihadiri Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST, yang sambutannya disampaikan oleh Wakil Bupati Ir. H. Razuardi MT. Dalam sambutan itu, pemerintah menegaskan bahwa Ramadan 1447 H menjadi ujian ketangguhan bagi masyarakat Bireuen.
Razuardi menyampaikan, meski banjir telah surut, pemerintah daerah masih dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga pemulihan kondisi psikologis masyarakat.
“Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan saling memberi dukungan dalam proses pemulihan daerah,” ujar Razuardi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Himabir yang dinilai aktif dan responsif selama masa tanggap darurat, mulai dari membantu evakuasi hingga menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak.
Menurutnya, peran mahasiswa sebagai agen perubahan sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam aksi sosial, tetapi juga dalam menyumbangkan gagasan dan solusi inovatif guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.
“Kami membutuhkan kontribusi ide dan energi dari para intelektual muda. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan media menjadi kunci untuk bangkit lebih kuat,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Razuardi berharap sinergi antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan insan pers terus terjaga secara harmonis demi mewujudkan Bireuen yang tangguh dan sejahtera, terutama dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.








