Bupati Bireuen Serahkan Santunan Kematian Korban Banjir, 45 Ahli Waris Terima Rp15 Juta

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyalurkan santunan kematian kepada ahli waris korban banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.

Muat Lebih

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, di Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu (14/3/2026).

Total santunan yang disalurkan mencapai Rp675 juta dan diperuntukkan bagi 45 ahli waris korban meninggal dunia. Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp15 juta.

Bupati Bireuen, Mukhlis, mengatakan dana santunan tersebut bersumber dari anggaran Kementerian Sosial RI sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran negara terhadap warga yang terdampak bencana.

“Kami berharap santunan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para ahli waris, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan,” ujar Mukhlis.

Ia menjelaskan penyerahan bantuan dilakukan secara tunai agar dapat segera dimanfaatkan oleh keluarga korban tanpa harus melalui proses administratif yang panjang. Terlebih, saat ini masyarakat juga sedang bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Musibah yang terjadi adalah ujian bagi kita semua. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan perhatian dan penanganan yang layak,” tuturnya.

Kegiatan penyerahan santunan tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI, Penjabat Sekretaris Daerah Bireuen, Kepala Dinas Sosial, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Diketahui, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu menjadi salah satu bencana alam paling berdampak di Kabupaten Bireuen dalam setahun terakhir. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah serta menelan puluhan korban jiwa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *