Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com — Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, melakukan kunjungan mendadak ke lokasi pengungsian warga terdampak banjir di kawasan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Jumat dini hari (13/3/2026). Dalam kunjungan yang bertepatan dengan waktu sahur tersebut, bupati langsung menginstruksikan jajarannya untuk segera merelokasi para pengungsi ke tempat penampungan yang lebih layak.
Kehadiran orang nomor satu di Bireuen itu disambut hangat oleh warga. Suasana di tenda darurat pun terasa berbeda ketika Mukhlis memilih untuk tidak sekadar meninjau, tetapi turut berbaur dan menyantap hidangan sahur bersama para pengungsi.
Di sela-sela sahur, Mukhlis berdialog secara langsung dengan warga untuk mendengarkan berbagai keluhan dan kebutuhan mereka yang telah beberapa hari bertahan di tengah keterbatasan fasilitas pengungsian.
“Kami memahami kesulitan yang bapak dan ibu rasakan. Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen mencari solusi terbaik. Untuk jangka pendek, warga akan kita pindahkan ke tempat penampungan yang lebih manusiawi,” ujar Mukhlis di hadapan para pengungsi.
Ia menegaskan, pemindahan warga dari area perkantoran pemerintah menjadi prioritas utama. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan sanitasi pengungsi tetap terjaga, terlebih di tengah pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan.
Selain relokasi sementara, Pemerintah Kabupaten Bireuen juga tengah mengupayakan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi para korban banjir. Program tersebut direncanakan sebagai solusi jangka panjang dengan menyiapkan lokasi permukiman yang aman dari risiko banjir di masa mendatang.
Kunjungan tersebut turut didampingi sejumlah pejabat terkait, di antaranya staf BNPB pusat, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, para asisten Setdakab, serta kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait.
Kehadiran para pejabat teknis ini dimaksudkan agar instruksi bupati terkait relokasi pengungsi, pemenuhan kebutuhan logistik, layanan kesehatan, hingga teknis pemindahan warga dapat segera dilaksanakan tanpa hambatan birokrasi.
Di akhir kunjungannya, Mukhlis meminta masyarakat tetap bersabar dan menjaga optimisme sembari pemerintah daerah terus berupaya maksimal, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat, untuk merealisasikan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana.








