KNPI Salurkan Santunan untuk 250 Anak Korban Banjir di Bireuen, Dihadiri Ketua Umum DPP

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak bencana di Kabupaten Bireuen dengan menyalurkan bantuan tunai kepada 250 anak korban banjir dan tanah longsor.

Muat Lebih

Penyaluran bantuan yang dikemas dalam kegiatan bertajuk “Ramadhan Ceria KNPI – Synergy of Harmony” itu berlangsung khidmat di Balai Desa Peusangan, Kabupaten Bireuen, Kamis (6/3/2025) sore.

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama, didampingi Ketua DPD I KNPI Aceh, Aulia Rahman, serta jajaran pengurus KNPI lainnya. Kehadiran tokoh pemuda nasional ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Ketua DPD II KNPI Bireuen, Abdul Halim, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada anak-anak yang berasal dari 10 kecamatan yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Bireuen.

“Semoga bantuan tunai ini dapat meringankan beban dan membantu kebutuhan anak-anak korban bencana, terutama dalam menjalani bulan suci Ramadhan,” ujar Abdul Halim yang akrab disapa Halim.

Kegiatan sosial ini juga dihadiri Penjabat Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian KNPI yang menggagas aksi kemanusiaan tersebut, terlebih kegiatan itu juga melibatkan organisasi kepemudaan dari luar negeri, yakni Majelis Belia Malaysia.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat mulia, apalagi dilaksanakan di bulan suci Ramadhan. Kami berterima kasih kepada KNPI dari tingkat pusat hingga daerah serta rekan-rekan dari Majelis Belia Malaysia. Ini adalah teladan nyata pengabdian pemuda bagi masyarakat,” ungkap Mukhlis.

Sementara itu, Abdul Halim juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, termasuk Ketua Umum DPP KNPI Haris Pratama yang hadir langsung di Bireuen.

Ia berharap kepedulian para pemuda tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan terus berlanjut hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana benar-benar tuntas.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak-anak korban bencana yang disaksikan oleh jajaran Forkopimda serta tokoh pemuda setempat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *