Musrenbang Jeumpa Usulkan 118 Program, Bupati Minta Berdampak Nyata

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, mengusulkan 118 program pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Bireuen, Kamis (5/3/2026). Usulan tersebut merupakan hasil penyaringan aspirasi dari 42 desa (gampong) di wilayah Kecamatan Jeumpa.

Muat Lebih

Camat Jeumpa, Rusli S.Sos, menjelaskan bahwa pada tahap pra-Musrenbang terdapat 125 usulan yang diajukan. Namun setelah melalui proses verifikasi oleh tim Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bireuen, jumlahnya disaring menjadi 118 usulan yang dinilai memenuhi persyaratan.

“Usulan tersebut terbagi dalam tiga sektor utama, yaitu bidang sarana dan prasarana sebanyak 71 usulan, bidang ekonomi dan sumber daya sebanyak 36 usulan, serta bidang sosial dan keistimewaan sebanyak 11 usulan,” ujar Rusli.

Pada sektor infrastruktur, kata Rusli, sejumlah program prioritas yang diusulkan antara lain pengaspalan jalan hotmix yang menghubungkan desa-desa strategis, seperti jalur Blang Bladeh menuju Alue Limeng. Selain itu, normalisasi saluran pembuang di kawasan persawahan, termasuk di Gampong Glumpang Payong dan Cot Iboeh Timu, juga menjadi prioritas untuk mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

Persoalan ketersediaan air bersih turut menjadi perhatian. Beberapa desa seperti Cot Bada dan Pulo Lawang diusulkan mendapatkan fasilitas penyediaan air bersih yang lebih memadai pada tahun anggaran mendatang.

Selain pembangunan fisik, Kecamatan Jeumpa juga mulai mendorong program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Salah satunya melalui penguatan operasional Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) yang diharapkan dapat didukung melalui alokasi anggaran APBK Bireuen tahun 2027.

“Kami ingin mendorong keunggulan ekonomi daerah melalui pemberdayaan masyarakat berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG),” tambah Rusli.

Sementara itu, Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan agar hasil Musrenbang tidak sekadar menjadi daftar usulan, tetapi benar-benar menghasilkan program pembangunan yang terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan pembangunan daerah dengan program pemerintah pusat, serta kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di masa mendatang.

“Perencanaan pembangunan harus selaras dengan kebijakan nasional dan mampu menjawab tantangan daerah, termasuk dalam hal mitigasi bencana,” ujar Mukhlis.

Musrenbang Kecamatan Jeumpa turut dihadiri anggota DPRK Bireuen, para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan perempuan dari Tim Penggerak PKK Kecamatan Jeumpa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *