Jurnalis: Zubir
BANDA ACEH, BEDAHNEWS.com – Kabupaten Bireuen kembali menorehkan kebanggaan dengan tampilnya salah satu putra terbaik daerah tersebut di level pemerintahan provinsi. Gubernur Aceh secara resmi melantik Bob Mizwar, SSTP, M.Si sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Aceh, Sabtu (27/2/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, dan menjadi bagian dari pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh.
Bagi masyarakat Bireuen, pelantikan ini menghadirkan dua rasa sekaligus—bangga dan kehilangan. Sosok Bob Mizwar yang selama ini dikenal sebagai pilar birokrasi daerah, kini mengemban amanah yang lebih besar di tingkat provinsi dengan cakupan tanggung jawab yang jauh lebih luas.
Di kalangan aparatur sipil negara dan mitra kerjanya, Bob Mizwar dikenal sebagai figur birokrat dengan dedikasi tinggi, disiplin kuat, serta loyalitas terhadap pimpinan tanpa mengabaikan koridor regulasi. Reputasinya sebagai pemikir sistematis menjadikannya rujukan dalam berbagai persoalan administrasi dan tata kelola pemerintahan.
Salah seorang kolega di jajaran eksekutif menyebut Bob sebagai pejabat yang piawai menyederhanakan persoalan birokrasi yang kompleks.
“Ia mampu menjelaskan kondisi pemerintahan secara runtut dan mudah dipahami. Aturan yang rumit bisa dipaparkan dengan bahasa yang lugas, disertai solusi yang konkret,” ujarnya.
Kepindahan Bob Mizwar ke Banda Aceh pun memunculkan diskursus mengenai dampaknya bagi daerah asalnya. Bagi Kabupaten Bireuen, promosi ini sekaligus menjadi kehilangan besar. Bob dikenal sebagai figur pembina dan mentor bagi banyak ASN muda, terutama dalam penataan administrasi dan pembentukan etos kerja birokrasi yang profesional.
Namun di sisi lain, pengangkatan ini menjadi bukti bahwa kualitas kader birokrasi asal Bireuen mendapat pengakuan di tingkat Aceh. Dengan menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Bob Mizwar memiliki peran strategis dalam memperkuat koordinasi pemerintahan antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota di seluruh Aceh.
Sebagai alumni sekolah kedinasan pamong praja (SSTP), Bob Mizwar dibekali fondasi akademik dan teknokratis yang kuat. Pengalaman panjangnya di pemerintahan daerah diyakini menjadi modal penting dalam menangani isu-isu krusial terkait pemerintahan dan otonomi daerah.
Kini, publik menanti langkah dan terobosan Bob Mizwar di lingkungan Setda Aceh. Sementara bagi Bireuen, tantangan berikutnya adalah melahirkan sosok-sosok birokrat baru yang mampu menjaga ritme pemerintahan dengan kecakapan, integritas, dan dedikasi yang setara.








