Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Persoalan banjir genangan yang kerap melanda pusat Kota Bireuen saat hujan deras menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kota Juang. Pembenahan dan pembangunan sistem drainase pun ditetapkan sebagai usulan prioritas utama untuk perencanaan tahun anggaran 2027.
Musrenbang yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Camat Kota Juang, Kamis (26/2/2026) pagi tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Pemerintah Kabupaten Bireuen, Hanafiah.
Camat Kota Juang, Doli Mardian, menegaskan bahwa penataan dan perbaikan saluran drainase di jantung kota sudah tidak bisa ditunda. Kondisi sejumlah ruas jalan protokol yang kerap tergenang air dinilai sangat mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus mencoreng wajah ibu kota kabupaten.
“Usulan prioritas utama kita adalah pembangunan drainase kota. Penataan aliran air harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak lagi terjadi genangan saat hujan lebat,” ujar Doli Mardian kepada Bedahnews.com usai kegiatan.
Selain sektor infrastruktur, Musrenbang Kecamatan Kota Juang juga menaruh perhatian pada isu kesehatan lingkungan dan penguatan ekonomi kerakyatan. Salah satu usulan penting adalah pembangunan septic tank komunal di kawasan permukiman padat penduduk sebagai upaya meningkatkan sanitasi lingkungan.
“Ini bagian dari langkah pencegahan stunting. Dengan septic tank komunal, beberapa rumah dapat menggunakan fasilitas yang sama sehingga lingkungan menjadi lebih sehat,” jelasnya.
Di sektor ekonomi, penataan kawasan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut menjadi agenda pembahasan. Kawasan terminal lama disebut-sebut sebagai lokasi potensial untuk dikembangkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di pusat kota.
Sementara itu, Pj Sekda Bireuen, Hanafiah, dalam arahannya menekankan pentingnya partisipasi aktif dan demokratis dari seluruh delegasi gampong dalam menyampaikan usulan. Ia juga mengingatkan agar setiap usulan disesuaikan dengan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan.
“Usulan dari Musrenbang kecamatan harus terintegrasi dan selaras dengan perencanaan pembangunan kabupaten, provinsi, hingga nasional. Dengan begitu, manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Musrenbang Kecamatan Kota Juang ini turut dihadiri anggota DPRK Bireuen, Tgk Amryadi dan Hj Rosnani, unsur Forkopincam, para keuchik (kepala desa), serta tokoh masyarakat setempat.








