Bupati Bireuen Tegaskan Pemulihan Pascabencana Jadi Prioritas Musrenbang Kecamatan 2027

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan untuk perencanaan pembangunan tahun 2027. Pembukaan perdana ini berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Camat Samalanga, Senin (23/2/2026) pagi.

Muat Lebih

Dalam arahannya, Bupati Mukhlis menegaskan pentingnya setiap usulan Musrenbang benar-benar berpijak pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar keinginan sesaat. Menurutnya, ketepatan dalam menentukan skala prioritas akan sangat menentukan efektivitas pembangunan daerah.

“Melalui Musrenbang ini, kita berharap dapat merumuskan rencana pembangunan tahun 2027 yang sungguh-sungguh menjawab kebutuhan masyarakat, sehingga arah kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ujar Mukhlis di hadapan tokoh masyarakat dan jajaran pejabat daerah.

Musrenbang Kecamatan tahun ini dinilai strategis karena merupakan penjabaran tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten (RPJMK) Bireuen 2025–2029. Selain melanjutkan program rutin, fokus utama diarahkan pada penyesuaian kebijakan pascabencana, terutama untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.

Bupati Mukhlis juga mengingatkan pentingnya pemahaman pembagian kewenangan anggaran. Ia menegaskan agar program yang dapat dibiayai melalui Dana Gampong tidak lagi diusulkan dalam Musrenbang Kecamatan.

“Yang menjadi kewenangan gampong, silakan ditangani dengan Dana Gampong. Musrenbang Kecamatan harus fokus pada usulan kewenangan kabupaten, provinsi, hingga pusat agar terintegrasi dengan pembangunan nasional,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Bireuen memaparkan lima tema besar arah pembangunan ke depan, yakni penguatan ekonomi dan UMKM, pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan dan mitigasi bencana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi, serta penguatan Syariat Islam dan pelestarian budaya Aceh.

Sementara itu, Camat Samalanga Muhammad Rizal melaporkan kondisi wilayahnya yang terdiri dari lima kemukiman dan 48 gampong. Ia mengapresiasi perhatian Pemkab Bireuen yang pada tahun sebelumnya telah mengalokasikan anggaran untuk sektor kesehatan hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Namun demikian, Rizal juga menyampaikan harapan besar terkait pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang sempat melanda wilayah Samalanga.

“Kami berharap usulan tahun 2025 yang sudah masuk dalam sistem SIPD dapat terealisasi tahun ini, khususnya perbaikan jalan, jembatan, serta pemulihan sekitar 1.400 hektare lahan pertanian yang rusak parah,” ungkapnya.

Secara khusus, Camat Samalanga meminta agar perbaikan Daerah Irigasi (D.I.) Lhok Peudeng di Desa Meurah yang hancur akibat banjir dapat menjadi prioritas pembangunan tingkat kabupaten maupun nasional. Menurutnya, irigasi tersebut sangat vital bagi keberlangsungan sektor pertanian masyarakat.

Musrenbang Kecamatan Samalanga ini turut dihadiri anggota DPRK Bireuen, para asisten, kepala SKPK, unsur Muspika Samalanga, serta para keuchik dari seluruh gampong di Kecamatan Samalanga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *