Jelang Ramadhan, 90 Ekor Lembu Bantuan Presiden Siap Dibagikan kepada Warga Terdampak Banjir di Bireuen

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Bireuen resmi menerima bantuan kemanusiaan untuk meugang dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Bantuan senilai Rp2,25 miliar ini diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Bireuen menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Muat Lebih

Menariknya, meskipun alokasi awal bantuan hanya direncanakan untuk pengadaan 45 ekor lembu, Bupati Bireuen mengambil kebijakan strategis dengan melipatgandakan jumlah tersebut menjadi 90 ekor lembu. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan bantuan di seluruh desa terdampak bencana.

Berdasarkan hasil pemetaan di lapangan, jumlah awal 45 ekor lembu dinilai belum mampu menjangkau seluruh desa yang membutuhkan. Mengingat luasnya wilayah terdampak banjir, Bupati memutuskan untuk memaksimalkan penggunaan dana Rp2,25 miliar tersebut dengan menebus 90 ekor lembu agar manfaat bantuan dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Dengan penambahan kuota menjadi dua kali lipat, pemerintah daerah berharap distribusi bantuan dapat berlangsung lebih adil dan merata. Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah agar masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat banjir tetap dapat menjalankan tradisi meugang secara layak.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian besar Bapak Presiden terhadap masyarakat Bireuen. Tugas kami di daerah adalah memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak, dengan jumlah yang maksimal,” ujar Bupati Bireuen dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

Ia menegaskan, keputusan menambah jumlah lembu tanpa menambah besaran anggaran merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah dalam mengelola dana publik.

“Dengan dana yang sama, kami upayakan mendapatkan 90 ekor lembu agar semakin banyak saudara kita yang terbantu. Kami ingin memastikan tidak ada warga terdampak yang merasa ditinggalkan dalam proses pemulihan pascabencana,” lanjutnya.

Saat ini, seluruh lembu bantuan Presiden tersebut ditempatkan di Pasar Lembu Geulumpang Payong untuk menjalani pemeriksaan kesehatan hewan sebelum didistribusikan.

Distribusi bantuan dijadwalkan mulai Selasa, 17 Februari 2026. Penyaluran akan dilakukan melalui keuchik (kepala desa) masing-masing desa penerima, disaksikan oleh camat setempat, sebelum akhirnya dibagikan kepada warga yang berhak.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat Bireuen menjelang Ramadhan, tetapi juga membantu menjaga stabilitas harga daging di pasar lokal pada momentum meugang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *