Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Bireuen terus mengakselerasi upaya pengentasan kemiskinan melalui pemanfaatan Dana Desa (DD) yang tepat sasaran. Terbaru, dua warga kurang mampu di Kecamatan Jeunieb resmi menerima kunci rumah bantuan layak huni, Rabu (11/2/2026).
Penyerahan kunci dilakukan secara simbolis oleh Camat Jeunieb, Muhammad Maulana Rahmat, didampingi perangkat gampong serta tokoh masyarakat setempat, sebagai penanda rampungnya pembangunan rumah bantuan yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Dua penerima manfaat tersebut yakni Mulyadi Marzuki, warga Gampong Blang Mee Timu, dan Efendi, warga Gampong Meunasah Tambo. Keduanya sebelumnya tercatat sebagai warga dengan kondisi hunian tidak layak.
Camat Jeunieb Muhammad Maulana Rahmat menegaskan bahwa program pembangunan rumah layak huni ini merupakan tindak lanjut dari arahan dan kebijakan Bupati Bireuen, yang menekankan agar Dana Desa dimanfaatkan secara efektif, efisien, dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Dana Desa harus mampu menjawab kebutuhan paling mendasar warga. Salah satunya adalah memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat,” tegas Maulana di sela-sela kegiatan.
Ia mengungkapkan, dari 43 gampong yang ada di Kecamatan Jeunieb, hampir seluruhnya telah mengalokasikan anggaran Dana Desa untuk program bedah rumah atau pembangunan rumah baru bagi warga miskin. Bahkan, sejumlah gampong mampu membangun dua unit rumah dalam satu tahun anggaran, sebagai bentuk komitmen dalam percepatan penanganan kemiskinan ekstrem.
Lebih lanjut, Maulana menjelaskan bahwa program penyediaan hunian layak tidak hanya mengandalkan satu sumber pendanaan. Pemerintah Kabupaten Bireuen menerapkan strategi kolaborasi lintas anggaran untuk memperluas cakupan bantuan, mulai dari APBK, APBA, APBN, hingga Dana Baitul Mal Kabupaten Bireuen.
“Dengan sinergi berbagai sumber pendanaan ini, kami berharap penanganan rumah tidak layak huni di seluruh wilayah Bireuen dapat dilakukan lebih cepat dan merata,” ujarnya.
Pihak Kecamatan Jeunieb juga memastikan akan terus mengawal dan mengawasi penggunaan anggaran di tingkat gampong, agar proses pengalokasian Dana Desa berlangsung transparan, akuntabel, dan proporsional, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.








