Bupati Bireuen Sambut Kepulangan 740 Mahasiswa KKM Umuslim, Tekankan Nilai Pengabdian dan Kepedulian Sosial

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Sebanyak 740 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, resmi mengakhiri masa pengabdian dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Pascatanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, Senin (9/2/2026).

Muat Lebih

Kepulangan ratusan mahasiswa yang dikenal sebagai pejuang kemanusiaan ini disambut dalam prosesi penjemputan resmi yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bireuen. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, Rektor Universitas Almuslim, para camat, serta jajaran civitas akademika Umuslim.

Rektor Universitas Almuslim dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKM Angkatan XXVIII Tahap II merupakan wujud nyata komitmen kampus untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pemulihan pascabencana. Sebanyak 740 mahasiswa tersebut telah melaksanakan pengabdian di 26 desa yang tersebar pada 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Bireuen.

“Bagi Umuslim, KKM bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan sarana pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki empati, kepekaan sosial, serta kepedulian terhadap persoalan nyata yang dihadapi masyarakat,” ujar Rektor.

Ia menambahkan, pada Tahap I sebelumnya, Universitas Almuslim juga telah menerjunkan 178 mahasiswa untuk misi pengabdian serupa. Pengalaman terjun langsung ke lapangan, terutama dalam masa pemulihan pascabencana, diharapkan menjadi bekal penting dalam membentuk jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial mahasiswa di masa mendatang.

Sementara itu, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kontribusi para mahasiswa selama menjalankan KKM tematik di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.

Menurutnya, peran mahasiswa sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan sosial, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong di desa-desa terdampak.

“Kehadiran mahasiswa Umuslim memberikan energi positif bagi masyarakat. Ini bukan pekerjaan mudah, namun mereka mampu menunjukkan kepedulian dan semangat pengabdian yang luar biasa,” kata Mukhlis.

Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap sinergi dengan perguruan tinggi, khususnya Universitas Almuslim, terus diperkuat ke depan, terutama dalam upaya pengurangan risiko bencana serta pembangunan masyarakat yang lebih tangguh dan berdaya saing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *