Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Sebanyak 360 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Bireuen mulai mengikuti bimbingan manasik haji terintegrasi tingkat kabupaten dan kecamatan. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Agung Sultan Jeumpa dan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Sabtu (7/2/2026) hingga Rabu (11/2/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bireuen, Sulaimannur, SAg, mengatakan manasik haji menjadi tahapan penting untuk memantapkan kesiapan fisik, mental, serta pemahaman ibadah para jamaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
“Manasik haji dilaksanakan selama lima hari, dengan rincian empat hari di tingkat kecamatan dan satu hari di tingkat kabupaten,” ujar Sulaimannur kepada Bedahnews.com usai pembukaan kegiatan, Sabtu pagi.
Ia menjelaskan, jumlah awal calon jamaah haji Bireuen tercatat sebanyak 361 orang. Namun, satu orang jamaah terpaksa batal berangkat pada musim haji tahun ini karena alasan kesehatan.
“Dengan demikian, total jamaah yang mengikuti manasik dan akan berangkat menjadi 360 orang, terdiri dari 128 jamaah laki-laki dan 232 jamaah perempuan,” jelasnya.
Sulaimannur mengimbau seluruh peserta agar mengikuti rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh dan menyerap setiap materi yang disampaikan oleh para pembimbing.
“Manasik ini bertujuan mematangkan kesiapan bapak dan ibu semua, agar pelaksanaan ibadah haji nantinya berjalan lancar, tertib, dan sesuai tuntunan,” tambahnya.
Terkait jadwal keberangkatan, jamaah haji asal Bireuen dijadwalkan berangkat pada awal Mei 2026 dan tergabung dalam gelombang kedua melalui Embarkasi Aceh (BTJ).
Untuk musim haji tahun ini, jamaah Bireuen terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 5 sebanyak 148 jamaah yang akan bergabung dengan jamaah asal Aceh Tengah, serta Kloter 8 sebanyak 212 jamaah yang bergabung dengan jamaah asal Aceh Besar dan Kabupaten Gayo Lues.
“Adapun jadwal pasti keberangkatan masing-masing kloter akan ditetapkan dan diumumkan lebih lanjut,” pungkas Sulaimannur.








