Universitas Almuslim Kucurkan Beasiswa Internal Rp12,7 Miliar untuk 397 Mahasiswa

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, kembali menegaskan jati dirinya sebagai “Kampus Rakyat” melalui penyaluran beasiswa internal kepada 397 mahasiswa untuk Tahun Akademik 2026/2027.

Muat Lebih

Program beasiswa ini menjadi wujud nyata komitmen Umuslim dalam menjamin akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memastikan tidak ada mahasiswa yang terpaksa putus kuliah akibat keterbatasan ekonomi. Beasiswa internal ini juga hadir sebagai solusi bagi mahasiswa kurang mampu yang belum terakomodasi dalam kuota KIP-Kuliah dari pemerintah.

Setiap mahasiswa penerima memperoleh bantuan biaya SPP sebesar Rp4.000.000 per semester. Bantuan tersebut diberikan secara berkesinambungan selama delapan semester atau hingga masa studi normal berakhir, sehingga tidak bersifat sementara atau sekadar bantuan stimulan.

Dengan skema tersebut, Universitas Almuslim mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.588.000.000 setiap semester. Jika diakumulasikan hingga seluruh penerima menyelesaikan studinya, total investasi pendidikan yang digelontorkan kampus kebanggaan masyarakat Bireuen ini mencapai sekitar Rp12,7 miliar.

Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd, kepada Bedahnews.com, Rabu (4/2/2026), menegaskan bahwa penyaluran beasiswa internal merupakan bagian dari strategi jangka panjang kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

“Universitas Almuslim berkomitmen memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan. Beasiswa internal ini adalah bentuk keberpihakan kampus agar mahasiswa dapat fokus belajar, berprestasi, dan lulus tepat waktu,” ujar Dr. Marwan.

Ia menjelaskan, kebijakan ini lahir sebagai respons atas keterbatasan anggaran KIP-Kuliah dari pemerintah. “Karena keterbatasan anggaran pemerintah, kami mengambil inisiatif menghadirkan KIP Internal. Siapa pun yang kuliah di Umuslim dan benar-benar tidak mampu, akan kami bantu. Silakan mendaftar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Almuslim, Rusyidi Mukhtar, S.Sos, menyampaikan bahwa kebijakan beasiswa internal merupakan bentuk pengabdian nyata Umuslim kepada masyarakat. Menurutnya, sejarah berdirinya Umuslim tidak terlepas dari peran dan dukungan kolektif masyarakat Peusangan.

“Umuslim lahir dari masyarakat. Sangat wajar jika kami membantu anak-anak masyarakat yang kurang mampu. Ini adalah upaya menyambung cita-cita luhur para pendiri yayasan, seperti Ampon Chick Peusangan, Tgk. Abdurrahman Meunasah Meucap, serta tokoh-tokoh lainnya,” ungkap Rusyidi.

Senada dengan itu, Ketua Pengurus Yayasan Almuslim, Tgk. H. Munawar Yusuf, menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan adab. Ia berharap program beasiswa ini menjadi wasilah lahirnya generasi terdidik yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat.

Di sisi lain, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. drh. Zulfikar, M.Si, menjelaskan bahwa 397 mahasiswa penerima beasiswa telah melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan objektif.

“Kriteria penilaian tidak hanya berdasarkan prestasi akademik, tetapi juga mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga serta keaktifan mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan,” jelasnya.

Dengan adanya jaminan pembiayaan pendidikan tersebut, Umuslim berharap beban ekonomi keluarga mahasiswa dapat berkurang secara signifikan, sehingga mahasiswa dapat lebih optimal dalam menempuh pendidikan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *