25 Kepala Sekolah di Bireuen Dilantik, Mayoritas Alumni Magister Manajemen Uniki

  • Whatsapp

Jurnalis : Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pelantikan kepala sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Aceh yang digelar pada Senin (26/1/2026) menghadirkan kabar membanggakan bagi dunia pendidikan Kabupaten Bireuen. Selain menjadi salah satu daerah dengan jumlah kepala sekolah terbanyak yang dilantik, Bireuen juga mencatat dominasi lulusan Magister Manajemen (MM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki) dalam daftar pejabat pendidikan tersebut.

Muat Lebih

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, S.IP., MPA, mewakili Gubernur Aceh H. Muzakkir Manaf, melantik sebanyak 201 kepala sekolah dari 23 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, 25 kepala sekolah berasal dari Kabupaten Bireuen, dengan mayoritas di antaranya merupakan alumni program pascasarjana Uniki.

Dominasi alumni Uniki ini menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi lokal dalam mencetak sumber daya manusia pendidikan yang memiliki kompetensi manajerial dan kepemimpinan.

Deretan Alumni Uniki yang Dilantik

Berdasarkan data yang dihimpun Bedahnews.com, sejumlah alumni Magister Manajemen Uniki kini dipercaya memimpin sekolah-sekolah strategis di Bireuen. Mereka antara lain Hasan Basri, S.Pd., M.M sebagai Kepala SMAN 2 Bireuen, Drs. Fadli, M.M sebagai Kepala SMKN 1 Bireuen, Fadhil, S.Pd., M.M sebagai Kepala SLB Negeri Bireuen, Nazaruddin, S.Pd., M.M sebagai Kepala SMAN 1 Pandrah, serta Marzuki, S.Pd., M.M sebagai Kepala SMAN 1 Simpang Mamplam.

Selain itu, Anna Fadhla, S.Pd., M.M dipercaya memimpin SMAN Peusangan Siblah Krueng, M. Zubir Is, S.Pd., M.M sebagai Kepala SMAN 1 Peusangan Selatan, dan Ibnu Umar, S.Pd., M.M sebagai Kepala SMAN 1 Jeumpa.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Uniki Bireuen, Dr. Ir. Ibrahim, M.Si, menyambut positif capaian para alumninya. Mantan Sekretaris Daerah Bireuen tersebut menilai, tantangan kepemimpinan sekolah saat ini menuntut kemampuan manajerial yang kuat dan profesional.

“Seorang kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pemimpin akademik, tetapi juga sebagai manajer. Ia harus mampu mengelola sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, serta membangun komunikasi efektif dengan masyarakat,” ujar Dr. Ibrahim.

Ia menambahkan, kurikulum Magister Manajemen Uniki dirancang untuk membentuk pemimpin pendidikan yang adaptif, visioner, dan responsif terhadap dinamika perubahan zaman.

Sementara itu, Rektor Uniki Bireuen, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M, menegaskan bahwa kepercayaan Pemerintah Aceh kepada para alumni Uniki merupakan bukti kualitas dan relevansi pendidikan tinggi yang dikembangkan kampus tersebut.

“Ini menjadi pengakuan atas mutu lulusan kami. Kami berharap para alumni mampu menerapkan prinsip manajemen modern yang profesional, kolaboratif, dan akuntabel demi meningkatkan kualitas tata kelola sekolah dan mutu pendidikan di Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen,” pungkasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi peningkatan tata kelola sekolah yang lebih transparan, efektif, dan berorientasi pada kualitas pembelajaran serta pengembangan karakter peserta didik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *