Kantor Camat Peusangan Siblah Krueng Masih Lumpuh Pasca Banjir, Pelayanan Dialihkan ke Ruko

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Hingga akhir Januari 2026, pelayanan publik di Kantor Camat Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, belum sepenuhnya pulih. Dampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu membuat aktivitas administrasi pemerintahan terpaksa dipindahkan ke kantor sementara berupa ruko di Gampong Lueng Danun.

Muat Lebih

Pantauan Bedahnews.com, Jumat (23/1/2026) pagi, kondisi fisik bangunan utama kantor camat sebenarnya telah dibersihkan. Namun, gedung tersebut belum dapat difungsikan karena seluruh fasilitas pendukung dan inventaris kantor rusak berat akibat terendam banjir.

Sejumlah pegawai terlihat berada di dalam gedung yang telah dibersihkan, namun tanpa sarana kerja yang memadai. Mereka terpaksa duduk di lantai karena tidak tersedia meja maupun kursi. Peralatan elektronik penunjang pelayanan seperti komputer dan printer juga tidak lagi tersisa.

Camat Peusangan Siblah Krueng, Afrizal, menjelaskan bahwa meskipun proses pembersihan telah dibantu relawan dari ASN Pemerintah Aceh serta berbagai unsur lainnya, kendala utama saat ini adalah ketiadaan sarana dan prasarana perkantoran.

“Ruangan kerja memang sudah bersih, tetapi semuanya kosong. Meja, kursi, dokumen, dan arsip kantor rusak terendam banjir dan lumpur,” ujar Afrizal.

Ia menambahkan, sisa material banjir masih terlihat di sejumlah titik, khususnya di ruang aula dan gedung serba guna. Endapan lumpur juga masih cukup tebal dan labil di area halaman depan, samping, hingga belakang kantor camat.

Meski demikian, Afrizal mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah membantu proses pemulihan. Ia menyebut, tingkat kebersihan di dalam gedung saat ini telah mencapai sekitar 90 persen dan pembersihan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Pembersihan dilakukan setiap hari oleh pegawai kecamatan, dibantu para keuchik, sekretaris desa, relawan, TNI, hingga mahasiswa,” ungkapnya.

Sementara itu, guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, seluruh urusan administrasi kependudukan dan layanan lainnya dialihkan ke ruko sementara yang berada di sekitar kompleks kantor camat, meski dengan keterbatasan fasilitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *