Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., bergerak cepat meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Dusun Mesjid, Gampong Cot Bada Baroh, Kecamatan Peusangan, Jumat (23/1/2026) malam.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bireuen itu didampingi Kepala Dinas Sosial Bireuen, Ismunandar, S.T., M.T., sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Bireuen terhadap musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga.
Pantauan Bedahnews.com di lokasi, berbagai bantuan logistik diserahkan langsung kepada para korban. Bantuan tersebut meliputi beras, mi instan, kasur lipat, perlengkapan dapur, hingga peralatan mandi untuk memenuhi kebutuhan dasar korban pada masa tanggap darurat.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah. Kami berharap bantuan masa panik ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Bupati Mukhlis di sela kunjungannya.
Keuchik Gampong Cot Bada Baroh, Zulyadi (41), menjelaskan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan dua unit rumah beserta seluruh isinya. Rumah pertama milik Makhayiwah (70), seorang janda yang tinggal bersama tiga kepala keluarga, yakni anak dan cucunya. Sementara rumah kedua milik Munzir (40), seorang wiraswasta yang menempati rumah tersebut bersama istri dan anaknya.
Menanggapi kondisi hunian para korban pascakebakaran, Bupati Mukhlis menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bireuen akan mengupayakan solusi terbaik agar para korban dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Namun, khusus untuk rumah milik Makhayiwah, Bupati memberikan perhatian tersendiri. Menurutnya, rumah bantuan dengan skema standar tipe 36 dinilai kurang memadai karena ukuran rumah sebelumnya cukup besar dan dihuni oleh beberapa keluarga.
“Untuk rumah Ibu Makhayiwah, akan kita kaji skema penanganannya. Jika dibangun rumah tipe 36, ukurannya tentu lebih kecil dari rumah semula yang dihuni oleh beberapa keluarga. Kita cari solusi, apakah memungkinkan direhabilitasi total agar tetap bisa ditempati bersama,” jelas Mukhlis.
Sementara itu, untuk rumah milik Munzir, Bupati menyebutkan peluang bantuan melalui skema rumah tipe 36 cukup terbuka, baik melalui Baitul Mal maupun Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen.
“Intinya, pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin agar warga kita yang tertimpa musibah ini segera kembali memiliki hunian yang layak,” pungkasnya.








