Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Jajaran TNI menunjukkan aksi nyata dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda Kabupaten Bireuen, Aceh. Melalui aksi Karya Bakti, puluhan personel TNI bahu-membahu bersama warga membersihkan sisa lumpur di Kecamatan Peusangan Selatan, Kamis (22/1).
Kegiatan ini melibatkan personel Pos Ramil Peusangan Selatan Kodim 0111/Bireuen serta personel Batalyon TP 837/Ksatria Trunojoyo Kodam V Brawijaya yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gul Bencal) Aceh.
Pembersihan dibagi menjadi dua tim untuk menyisir dua desa terdampak paling parah. Tim pertama, di bawah pimpinan Letda Inf Nifan, fokus menormalisasi saluran parit jalan di Desa Ulee Jalan agar aliran air kembali lancar.
Sementara itu, Tim kedua yang dipimpin Danpos Ramil Peusangan Selatan Pelda Novriadi, bergerak ke Desa Suwak untuk membersihkan timbunan lumpur di rumah-rumah warga, khususnya bagi keluarga kurang mampu atau dhuafa.
“Kegiatan ini difokuskan pada area yang tidak terjangkau alat berat, sehingga memerlukan tenaga manual. Kami ingin memastikan warga bisa segera kembali ke rumah masing-masing,” ujar Pelda Novriadi.
Aksi yang dimulai sejak pukul 08.15 WIB hingga sore hari ini telah menunjukkan hasil signifikan. Hingga berita ini diturunkan, progres pengerjaan diperkirakan telah mencapai 75 persen.
Normalisasi parit menjadi prioritas utama guna mencegah air menggenang yang berisiko menjadi sarang bakteri dan bibit penyakit.
Letda Inf Nifan menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah kewajiban moral. “TNI berasal dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat. Kami mengajak masyarakat untuk bangkit bersama setelah musibah ini,” tegasnya.
Langkah cepat para prajurit ini mendapat apresiasi tinggi dari perangkat desa setempat. Kepala desa dari kedua wilayah tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya karena bantuan TNI sangat meringankan beban warga yang sempat mengungsi.
“Kami sangat terbantu. Sekarang saluran air sudah lancar dan warga bisa mulai menempati kembali rumah mereka yang sebelumnya penuh lumpur. Semoga TNI terus bersama rakyat,” ungkap salah satu kepala desa.
Karya Bakti ini tidak hanya bertujuan memulihkan sarana fisik, tetapi juga mempererat ikatan silaturahmi dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat di Kabupaten Bireuen.








