Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan kembar permanen di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Rabu (21/1/2026).
Pembangunan jembatan pada lintasan nasional Medan–Banda Aceh ini menjadi langkah strategis Pemerintah Pusat dalam memulihkan konektivitas transportasi pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada November 2025 lalu.
Pantauan di lapangan, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), bersama Direktur Jembatan serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PU, telah berada di lokasi sejak pagi hari untuk meninjau kesiapan teknis menjelang kedatangan Menteri PU.
H Ruslan Daud yang akrab disapa HRD menyampaikan, pembangunan jembatan permanen tersebut merupakan wujud komitmen nyata pemerintah dalam menangani dampak bencana alam secara cepat dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, respons cepat Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU patut kita apresiasi. Hari ini pembangunan jembatan kembar permanen resmi dimulai, ditandai dengan peletakan batu pertama langsung oleh Pak Menteri,” ujar HRD kepada awak media.
Diketahui, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menyebabkan kerusakan infrastruktur cukup parah, termasuk putusnya beberapa jembatan di lintasan nasional.
HRD menjelaskan, khusus di Provinsi Aceh terdapat sedikitnya delapan jembatan di jalur nasional yang terdampak. Jembatan Kutablang menjadi salah satu titik paling krusial karena berada di jalur utama distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
“Pasca bencana, kami terus berkoordinasi dengan kementerian terkait. Kami berharap dukungan semua pihak agar pembangunan jembatan ini dapat berjalan lancar dan rampung tepat waktu,” tambah legislator asal Aceh tersebut.
Pembangunan jembatan kembar Kutablang diharapkan mampu mengurai kemacetan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memperkuat konektivitas lintas nasional Medan–Banda Aceh yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Aceh.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pejabat daerah serta unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen mulai berdatangan ke lokasi untuk menyambut kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum.








