Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menyerahkan buku tabungan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada ratusan warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen, Selasa (20/1/2026) sore.
Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Peusangan, sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah akibat bencana.
Sebanyak 300 warga dari Kecamatan Peusangan hadir menerima buku tabungan DTH pada tahap awal penyaluran. Para penerima manfaat juga mendapatkan bingkisan berupa Al-Qur’an, sarung, sajadah, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Secara keseluruhan, jumlah penerima DTH di Kabupaten Bireuen mencapai 2.647 Kepala Keluarga (KK).
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa Dana Tunggu Hunian merupakan stimulus dari pemerintah pusat bagi warga yang untuk sementara waktu belum dapat menempati rumahnya akibat terdampak bencana.
“Dana Tunggu Hunian diberikan selama warga masih tinggal sementara, baik di rumah kerabat maupun di tempat lain, hingga hunian tetap selesai dibangun,” ujar Suharyanto.
Ia merincikan, besaran bantuan DTH yang diterima masyarakat adalah Rp600.000 per bulan per KK. Untuk tahap awal, bantuan disalurkan selama tiga bulan, dan dapat diperpanjang apabila pembangunan hunian tetap belum rampung.
“Jika dalam tiga bulan hunian tetap belum selesai, maka bantuan akan diperpanjang untuk tiga bulan berikutnya,” jelasnya.
Suharyanto menambahkan, kebijakan pemberian DTH di Bireuen diambil karena pemerintah tidak membangun hunian sementara (huntara), melainkan langsung mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak.
Terkait proses rekonstruksi rumah, Kepala BNPB meminta masyarakat segera menyiapkan lahan. Pemerintah juga membuka opsi relokasi bagi warga yang tinggal di lokasi rawan bencana susulan.
“Bagi warga yang memiliki lahan pribadi di zona aman, pembangunan rumah dapat dilakukan secara mandiri, namun tetap harus mengikuti petunjuk teknis dan standar keamanan yang telah ditetapkan pemerintah,” tegas jenderal bintang tiga tersebut.
Sementara itu, Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas respon cepat pemerintah pusat melalui BNPB dalam menangani dampak bencana di daerahnya.
“Kehadiran Bapak Kepala BNPB merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat. Kami mengimbau 300 penerima manfaat hari ini agar menggunakan dana tersebut dengan bijak sesuai peruntukannya,” kata Mukhlis.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi hingga seluruh warga terdampak kembali memiliki rumah yang layak huni dan aman.
Acara penyerahan DTH tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Bireuen, Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, kepala SKPK, serta para camat se-Kabupaten Bireuen. Pantauan di lokasi, prosesi berlangsung tertib dan penuh khidmat.








