BNPB Tanggung Pembangunan Jembatan Gantung Pante Lhong–Gampong Kubu, Didanai APBN

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menginstruksikan Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk segera membangun jembatan gantung di atas aliran Krueng Peusangan guna menghubungkan Desa Pante Lhong dengan Gampong Kubu, Kecamatan Peusangan.

Muat Lebih

Pembangunan jembatan tersebut ditujukan sebagai solusi cepat untuk memulihkan akses dan mobilitas masyarakat pascabencana, sekaligus mencegah lumpuhnya aktivitas ekonomi dan sosial warga di kedua wilayah.

Instruksi itu disampaikan Letjen TNI Suharyanto saat menghadiri penyerahan simbolis Buku Tabungan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga terdampak bencana di Balai Desa Peusangan, Selasa (20/1/2026).

Menanggapi keluhan masyarakat terkait sulitnya akses transportasi akibat rusaknya jembatan, Suharyanto menegaskan bahwa seluruh biaya pembangunan jembatan gantung akan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui APBN, tepatnya dari pos anggaran BNPB.

“Pak Bupati segera siapkan dokumennya, dan jembatan ini segera kita bangun. Dananya dari BNPB,” tegas Suharyanto di hadapan warga dan unsur pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, jembatan gantung tersebut bersifat sementara sebagai bagian dari penanganan darurat. Sementara untuk pembangunan jembatan permanen, nantinya akan ditangani oleh kementerian teknis terkait.

“Jembatan gantung ini hanya bersifat sementara, sampai jembatan rangka baja yang permanen dibangun kembali oleh kementerian terkait,” ujarnya.

Selain menyuarakan kebutuhan jembatan penghubung, warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap rangka baja jembatan lama yang saat ini terjatuh dan berada di dasar sungai. Mereka khawatir material tersebut dapat menghambat aliran air dan memicu banjir luapan apabila hujan deras kembali terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Suharyanto memastikan pemerintah akan menangani seluruh dampak bencana hidrometeorologi secara menyeluruh, meskipun membutuhkan waktu karena adanya pembagian kewenangan antarinstansi.

“Pemerintah pasti menangani semua persoalan yang muncul. Namun tentu perlu waktu karena ada pembagian tugas dengan kementerian lain. BNPB fokus pada penanganan tanggap darurat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bireuen, H. Mukhlis, menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti arahan Kepala BNPB. Ia memastikan evakuasi rangka jembatan lama yang jatuh ke sungai akan segera dilakukan.

“Akan segera kami pindahkan. Material itu tidak boleh terlalu lama berada di sungai karena dapat menghambat aliran air,” ujar Mukhlis.

Terkait pembangunan jembatan gantung, Mukhlis menyebutkan pihaknya akan langsung memerintahkan dinas terkait untuk menyiapkan seluruh dokumen administrasi yang dibutuhkan BNPB agar proses pengerjaan dapat segera dimulai.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan jembatan ini bisa segera terealisasi dan berjalan lancar,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *