Jurnalis : Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial ditunjukkan warga Dusun Cureh, Komplek BTN Kupula Indah, Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Ratusan warga setempat menggelar gotong royong massal membersihkan lahan yang akan difungsikan sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU), Minggu (11/1/2026) pagi.
Pantauan di lokasi, sejak pukul 07.00 WIB warga dari berbagai kalangan sudah memadati area lahan calon TPU. Dengan membawa peralatan kerja manual seperti parang, cangkul, mesin pemotong rumput, serta perlengkapan lainnya, warga secara bergotong royong membersihkan semak belukar yang selama ini menutupi lahan tersebut.
Kekompakan terlihat jelas saat warga bahu-membahu membersihkan area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi. Rerumputan liar dan semak-semak yang rimbun dibersihkan dan dikumpulkan, sehingga lokasi calon pemakaman kini tampak bersih, rapi, dan lebih layak untuk difungsikan.
Kepala Dusun Cureh BTN Kupula Indah, Hasnawi, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi warga dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, pembersihan lahan ini merupakan tahap awal sebelum area tersebut digunakan secara resmi sebagai TPU bagi warga komplek dan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan kekompakan warga, lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi ini sudah berhasil dibersihkan. Ke depan, lahan ini akan kita siapkan sebagai Tempat Pemakaman Umum untuk kebutuhan warga,” ujar Hasnawi.
Kegiatan gotong royong ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting yang berdomisili di Komplek BTN Kupula Indah. Di antaranya Wakil Ketua DPR Aceh, Ir. Saifuddin Muhammad, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pidie Jaya, yang turut membaur dan bekerja bersama warga.
Kehadiran para pejabat tersebut memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat. Selain ikut terlibat langsung, mereka juga memberikan dukungan agar penyediaan fasilitas sosial seperti TPU dapat terealisasi dengan baik dan dikelola secara tertib demi kepentingan bersama.
“Kegiatan seperti ini sangat positif, selain mempererat silaturahmi antarwarga juga memastikan ketersediaan fasilitas sosial yang layak bagi masyarakat,” ungkap salah seorang warga.
Dengan rampungnya pembersihan tahap awal ini, pihak dusun berharap pengelolaan TPU ke depan dapat dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, sehingga warga di wilayah Kota Juang tidak lagi mengalami kesulitan saat membutuhkan lahan pemakaman yang representatif.








