Puluhan Pedagang Keude Aceh Samalanga Gotong Royong Bersihkan Drainase Pasca Banjir

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan puluhan pedagang di kawasan Keude Aceh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Mereka menggelar aksi gotong royong massal membersihkan saluran pembuang dan drainase, Minggu (11/1/2026) pagi.

Muat Lebih

Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran air dan got yang tersumbat material lumpur, sampah plastik, serta sisa-sisa banjir yang sempat melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Kondisi drainase yang tumpat dikhawatirkan dapat memicu genangan air hingga banjir susulan, terutama di tengah cuaca yang masih tidak menentu.

Ketua Koordinator Lapangan, Keuchik Kamil, yang juga mantan Keuchik Gampong Batee Iliek sekaligus mantan Sekretaris Jenderal APDESI Samalanga, mengatakan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan inisiatif murni dari para pedagang dan pelaku usaha di kawasan Keude Aceh.

“Hari ini kami bersama puluhan pedagang turun langsung untuk memastikan saluran pembuang kembali berfungsi normal. Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi genangan atau banjir susulan yang dapat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Keuchik Kamil kepada BEDAHNEWS.com.

Aksi gotong royong yang dilakukan secara swadaya ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Gampong Keude Aceh. Keuchik Gampong Keude Aceh, Fadlon Daud, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas kepedulian para pedagang terhadap lingkungan sekitar.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif luar biasa ini. Seluruh kegiatan dilakukan secara swadaya, baik tenaga maupun sarana, demi kepentingan bersama agar aktivitas jual beli di pasar tetap berjalan nyaman dan tidak terganggu banjir,” ungkap Fadlon Daud.

Pantauan di lokasi menunjukkan, penumpukan sedimen lumpur dan sampah plastik menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air. Dengan menggunakan peralatan seadanya, para pedagang dan warga bahu-membahu mengeruk dan membersihkan material yang menghambat aliran menuju saluran pembuangan akhir.

Kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat Samalanga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase, guna meminimalisir risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, aksi bersih-bersih masih berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan antara para pedagang dan tokoh masyarakat setempat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *