Jurnalis : Zubir
BIREUEN | BEDAHNEWS.com – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Senin (5/1/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) PPP ke-53. Dalam kesempatan tersebut, Mardiono menyalurkan bantuan logistik bagi korban banjir di 20 kabupaten/kota di Aceh.
Ketum PPP yang didampingi Ketua DPW PPP Aceh, Dr. Amiruddin Idris, SE, MSi, menyerahkan bantuan secara simbolis di lobi Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PPP terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana alam.
Selain menyalurkan bantuan, Muhammad Mardiono juga mengukuhkan sekitar 200 relawan yang akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk membantu proses pendistribusian bantuan serta mendukung pemulihan pascabencana di daerah terdampak.
Ketua DPW PPP Aceh, Dr. Amiruddin Idris, kepada Bedahnews.com menjelaskan bahwa kunjungan Ketum PPP ke Aceh bukan kali pertama, namun kali ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Harlah PPP ke-53.
“Kehadiran Ketua Umum bertepatan dengan 5 Januari, yang merupakan Harlah PPP ke-53. Momentum ini diperingati oleh keluarga besar PPP di seluruh tingkatan melalui doa bersama dan berbagai aksi sosial,” ujar Amiruddin yang juga menjabat Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan.
Ia menambahkan, Ketum PPP menginstruksikan seluruh jajaran partai untuk mendoakan keselamatan bangsa, khususnya masyarakat Aceh, serta para korban yang terdampak bencana alam.
Bantuan logistik tersebut selanjutnya diserahkan kepada para Ketua DPC PPP dari 20 kabupaten/kota untuk segera didistribusikan ke wilayah masing-masing. Amiruddin menegaskan bahwa PPP berkomitmen untuk terus memantau kondisi Aceh, terutama pada tahap pemulihan pascabencana.
“Bantuan ini langsung dibawa ke daerah oleh masing-masing DPC. Kami juga melibatkan 200 relawan agar bantuan benar-benar sampai dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Bedahnews.com di lokasi, bantuan logistik yang disiagakan di lobi UNIKI meliputi 1.200 dus mie instan, 1.500 lembar mukena, 450 dus minyak goreng, 100 karung gula pasir, 145 dus air mineral, 100 lembar kain sarung, 100 dus sabun mandi, 70 dus susu, serta 25 galon air minum.
Selain kebutuhan pokok, bantuan juga mencakup perlengkapan ibadah dan sanitasi, sebagai wujud kepedulian PPP terhadap pemenuhan kebutuhan dasar warga yang berada di lokasi pengungsian.








