Jurnalis : Zubir
BIREUEN | BEDAHNEWS.com – Pengemudi truk yang melintasi wilayah Kabupaten Bireuen kini diminta lebih memperhatikan dimensi kendaraannya. Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh memasang portal pembatas ketinggian kendaraan di ruas jalan nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di depan Terminal Tipe B Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa.
Portal besi yang menyerupai gapura tersebut dipasang sebagai langkah pengamanan untuk melindungi struktur Jembatan Bailey Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang agar tidak mengalami kerusakan akibat kendaraan dengan muatan atau tinggi berlebih.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi Aceh, Isnanda, membenarkan pemasangan portal tersebut dan menyebutkan bahwa kebijakan ini bersifat preventif.
“Portal ini kami pasang sebagai pengontrol ketinggian kendaraan. Batas maksimal kendaraan yang diperbolehkan melintas adalah empat meter,” ujar Isnanda saat dikonfirmasi Bedahnews.com.
Ia menjelaskan, pembatasan ini dilakukan untuk mencegah kendaraan bertubuh tinggi menghantam rangka baja jembatan Bailey yang saat ini masih digunakan. Dalam pelaksanaannya, BPJN Aceh juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat untuk pengawasan di lapangan.
Selain pemasangan portal, Isnanda turut menanggapi keluhan masyarakat terkait kerusakan ruas jalan nasional arah timur Simpang Empat Kota Bireuen. Jalan lintas Banda Aceh–Medan tersebut mengalami kerusakan cukup parah dengan banyak lubang, terutama setelah diterjang banjir bandang pada akhir November 2026 lalu.
“Saat ini tim kami sedang melakukan survei ke lokasi jalan yang rusak untuk segera dilakukan penanganan,” jelasnya.
Sebagai langkah awal sebelum dilakukan perbaikan permanen, BPJN Aceh telah menyiapkan rambu-rambu peringatan di sejumlah titik rawan.
“Rambu peringatan sudah kami siapkan dan akan dipasang di lokasi yang belum tertangani agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas,” pungkas Isnanda.








