TNI Kebut Pembersihan Lumpur Banjir di Sekolah-sekolah Bireuen, Kejar Target Masuk Sekolah 5 Januari

  • Whatsapp

Jurnalis : Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Ratusan personel TNI dari Kodim 0111/Bireuen bersama pasukan BKO Yonif TP 837/KT bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan di sejumlah sekolah yang terdampak banjir di Kabupaten Bireuen, Aceh. Para prajurit bahu-membahu membersihkan endapan lumpur tebal yang masih menutupi berbagai fasilitas pendidikan.

Muat Lebih

Langkah cepat ini dilakukan guna memastikan proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru, yang dijadwalkan mulai 5 Januari, dapat berlangsung tanpa hambatan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, personel TNI menyisir seluruh area sekolah, mulai dari ruang kelas, selasar, hingga halaman dan drainase. Dengan mengombinasikan peralatan manual dan alat berat, lumpur sisa banjir yang licin dan membahayakan keselamatan dibersihkan secara bertahap.

Komandan Batalion Yonif TP 837/KT, Letkol Inf Heru Dwi Santoso, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam mendukung kelancaran sektor pendidikan pascabencana.

“Kami ingin memastikan anak-anak bisa kembali ke sekolah dengan rasa aman dan nyaman. Sisa lumpur ini bukan hanya mengganggu aktivitas belajar, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan jika tidak segera ditangani,” ujar Letkol Heru, Sabtu (3/1/2025).

Aksi cepat para prajurit mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Mereka mengaku sempat kewalahan membersihkan material banjir secara mandiri, mengingat waktu yang sangat terbatas menjelang jadwal masuk sekolah.

“Kami sangat terbantu. Jika hanya mengandalkan tenaga guru dan warga, pembersihan tidak akan selesai tepat waktu. Kehadiran TNI benar-benar menjadi solusi di tengah keterbatasan kami,” ujar salah satu pengelola sekolah.

Dengan pembersihan yang terus dikebut, diharapkan seluruh sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak banjir dapat rampung sebelum hari Senin, sehingga momentum awal tahun ajaran baru tidak terganggu oleh kondisi sekolah yang kotor dan berlumpur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *