Jurnalis : Zubir
LHOKSUKON, BEDAHNEWS.com – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), bergerak cepat merespons penderitaan warga terdampak bencana di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Meski bencana telah berlalu lebih dari satu bulan, hingga kini sebagian warga masih belum memperoleh hunian yang layak. Kondisi tersebut mendorong HRD untuk turun langsung memastikan penanganan pascabencana berjalan nyata dan tidak berlarut-larut.
Sebagai bentuk keseriusannya, HRD mengajak Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi terdampak bencana pada Kamis (1/1/2026). Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil (Ayahwa).
Dalam kesempatan itu, HRD menegaskan bahwa pembangunan Hunian Sementara (Huntara) merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, menunggu pembangunan rumah permanen akan memakan waktu lama, sementara warga membutuhkan tempat tinggal yang layak untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari.
“Huntara ini mendesak dan harus segera direalisasikan. Masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang manusiawi. Tidak mungkin mereka menunggu lama tanpa solusi jangka pendek,” tegas HRD.
Ia menambahkan, Huntara yang dibangun harus dilengkapi fasilitas dasar yang memadai, seperti akses air bersih melalui sumur bor, sanitasi layak, ruang ibadah, serta tempat istirahat yang nyaman.
“Hunian ini bukan sekadar tempat berteduh, tetapi ruang hidup sementara yang layak agar warga bisa beraktivitas normal dan beribadah dengan baik,” ujarnya.
Selain kebutuhan fisik, HRD juga menyoroti pentingnya pemulihan psikologis warga. Hunian yang layak, menurutnya, akan membantu mengurangi trauma pascabencana dan mempercepat proses pemulihan sosial masyarakat.
Agar pembangunan Huntara tidak berhenti sebatas wacana, HRD meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersikap proaktif dengan segera menyelesaikan pendataan warga terdampak serta menyiapkan lahan pembangunan.
“Kecepatan realisasi Huntara sangat bergantung pada kesiapan data dan lahan dari daerah. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus diperkuat demi kepentingan rakyat,” kata politisi PKB tersebut.
Sementara itu, Menteri PU RI Dody Hanggodo menyambut positif desakan HRD. Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengeksekusi pembangunan Huntara di lapangan.
“Menindaklanjuti aspirasi Pak Ruslan, InsyaAllah akan segera saya arahkan BUMN yang ditunjuk untuk memulai pembangunan Huntara. Dengan catatan, lahan siap dan data kebutuhan warga sudah akurat,” ujar Dody.
Penanganan pascabencana di Kecamatan Langkahan diharapkan menjadi contoh percepatan pemulihan masyarakat, tidak hanya melalui bantuan darurat, tetapi juga melalui pemenuhan hak dasar warga untuk hidup secara layak dan bermartabat.








