Mahasiswa KKM UNIKI dan BEM Bersihkan Fasilitas Umum Pasca-Bencana di Kuta Blang dan Peudada

  • Whatsapp

Jurnalis : Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Menjelang berakhirnya masa pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) menggelar aksi sosial di sejumlah desa yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen, Rabu (31/12/2025).

Muat Lebih

Para mahasiswa yang tergabung dalam peserta KKM bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan sejumlah dosen turun langsung membersihkan serta memfungsikan kembali Meunasah serta fasilitas umum lainnya di Desa Imbudee, Kecamatan Kuta Blang, dan Desa Puloe, Kecamatan Peudada.

Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pembersihan titik vital desa, mulai dari Meunasah (surau), Kantor Keuchik, Balai Pengajian, hingga akses jalan desa yang sempat terganggu akibat dampak cuaca ekstrem yang melanda Aceh dalam satu bulan terakhir.

Ketua KKM Tematik UNIKI yang juga Wakil Rektor III, Dr. H. Kamaruddin, M.M., CRP., CFRM, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk nyata kepedulian kampus terhadap kondisi masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini lebih berfokus pada fungsionalitas tempat ibadah, penguatan nilai gotong royong, serta kepedulian sosial. Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki empati dan semangat pengabdian yang tinggi,” ujar Dr. Kamaruddin kepada awak media.

Aksi bersih-bersih ini diikuti oleh sedikitnya 74 mahasiswa semester V serta pengurus BEM Universitas. Kehadiran mereka di lapangan didampingi langsung oleh jajaran pimpinan dan dosen UNIKI untuk memastikan kegiatan berjalan efektif.

Tampak hadir di lokasi, Koordinator dan Pengawas Lapangan Kemahasiswaan, Mahyu Danil, M.Si, Kepala LPPM, Dr. Azhari, S.E., M.Si, Kepala Pustaka, Syah Iskandar, M.H, serta Ka. Biro Akademik, Iskandar, M.Pd.

Selain itu, dukungan juga datang dari jajaran dekanat, di antaranya Wakil Dekan FEB, Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M, Wakil Dekan FKIP, Dedi Saputra, M.Pd, serta dosen pendamping lainnya seperti Mizan Maulana, S.P., M.Si, dan Muhammad Taufik Hadi Wijaya, S.Pt., M.Pt.

Kehadiran tim dari UNIKI disambut hangat oleh warga setempat. Dengan kembali berfungsinya Meunasah dan Balai Pengajian, diharapkan aktivitas keagamaan dan sosial warga desa dapat kembali berjalan normal pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *